
MALANG: MenaraMadinah. Com;
Mahasiswa Universitas Negeri Malang (UM) mengubah daun mangga menjadi teh herbal bernilai ekonomi melalui pelatihan di RW 15 Kelurahan Lowokwaru, Sabtu (10/5/2026).
Kegiatan yang merupakan bagian dari mata kuliah Pendidikan Kewarganegaraan ini dipimpin Stevanus Purbadirja bersama tim lintas program studi UM. Warga diajarkan proses pengolahan daun mangga yang kaya flavonoid, mangiferin, dan polifenol menjadi minuman herbal.
Puluhan ibu rumah tangga dan pelaku UMKM tampak antusias mengikuti pelatihan mulai dari pemilihan bahan, penyeduhan, hingga pengemasan produk.
Ketua PKK RW 15, Iin, menilai inovasi tersebut bermanfaat bagi warga.
“Ini inovasi baru yang menarik. Ibu-ibu bisa mengikuti dan mengimplementasikannya di lingkungan kita,” ujar wanita yang aktif di PKK ini.
Hal senada disampaikan Ketua RT 04/RW 15, Ulla. Ia mengaku baru mengetahui daun mangga bisa diolah menjadi teh.
“Inovasi ini membuka pengetahuan baru bagi warga,” katanya.
Ketua pelaksana Stevanus Purbadirja menyebut program ini sebagai bentuk nyata pengabdian mahasiswa kepada masyarakat.
“Kami ingin menunjukkan mahasiswa mampu menghadirkan solusi kreatif bagi kesehatan dan ekonomi warga,” ujar mahasiswa MIPA ini.
Antusiasme warga terlihat saat mencicipi hasil seduhan teh daun mangga. Beberapa peserta bahkan mulai membahas peluang pemasaran melalui media sosial agar produk ini menjadi unggulan RW 15. (Aguk Wahyu Nuryadi)
