Marak Sekali Pencurian Motor Ber Clurit di Lumajang

Lumahang- Benar benar rawan sekali keamanan di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur. Karena rentetan aksi pencurian dengan kekerasan (curas) memakan korban jiwa.

Pihak Kepolisian Resor (Polres) Lumajang kini tengah bekerja ekstra untuk mengungkap komplotan pelaku yang menghantui para pengguna jalan, terutama di jalur-jalur sepi dan minim pemukiman.

Polisi menangkap dua pelaku begal yang tega membuang korbannya ke sungai menimpa Muhammad Taufik Hidayat, warga Desa Sumbersuko, saat melintas di Jalan Lintas Selatan (JLS), Desa Wotgalih, Minggu (26/4/2026) malam kemarin

Kasi Humas Polres Lumajang, Ipda Suprapto, mengungkapkan bahwa total pelaku dalam aksi ini berjumlah empat orang. Dua di antaranya, yakni NH (24) dan MH (15), berhasil diringkus di kediaman mereka di Kecamatan Tempeh.

Belum reda kekhawatiran warga, kasus lebih tragis terjadi pada Senin (4/5/2026). Seorang perempuan penjual sayur berinisial AN (46) ditemukan tewas di jurang tepi Jalan Nasional Jember-Lumajang.

Korban diduga menjadi korban begal sadis saat hendak berangkat ke pasar sekitar pukul 04.20 WIB. Kakak korban, Kholfiyah, menyebut adiknya membawa sayur genjer hasil panen sendiri untuk dijual. Namun, 30 menit berselang, AN ditemukan tidak bernyawa dengan luka bacok di kepala dan lebam di wajah.

Hanya berselang dua hari sebelumnya, Sabtu (2/5/2026), seorang perempuan paruh baya asal Jember juga menjadi korban begal di lokasi yang sama. Korban mengalami luka-luka dan kehilangan sepeda motornya.

Terbaru, aksi begal kembali menimpa pengendara motor bernama Saiful (37) pada Selasa (5/5/2026) dini hari pukul 04.15 WIB. Saat melintas di Jembatan Grobokan, Kecamatan Kedungjajang, korban dipepet empat orang bersenjata tajam.

“Tiba-tiba korban dipepet oleh empat orang dari sisi kanan sambil menodongkan senjata tajam jenis celurit ke arah leher korban. Korban sempat dipukul dengan celurit tapi ditangkis,” jelas Ipda Suprapto, Selasa (5/5/2026).

Meski tidak mengalami luka serius, sepeda motor matic milik warga Desa Tempeh Tengah tersebut raib dibawa kabur pelaku ke arah utara.

Menyikapi rawan begal di Lumajang, khususnya di sepanjang Jalan Nasional Jember-Lumajang dan kawasan JLS, Ipda Suprapto meminta masyarakat untuk lebih waspada dan meningkatkan kewaspadaan kolektif.

MM