
Sanggar DAUN yang didirikan Atok Wintono kini usianya telah mencapai 22 tahun bertepatan berdiri Hari Bumi, 22 April 2004. Bagaimana ceritanya. Berikut Ini disampaikan Pemred menaramadinah.com Husnu Mufid :

Saat ini telah berjalan 22 tahun (2004-2026). Berbagai Penghargaan yang telah diterima oleh anak didik Sanggar DAUN selama 22 tahun berdiri: ada lebih dari 3.000 penghargaan internasional dari lembaga PBB, lembaga nirlaba (NGO), lembaga swasta multinasional, dan galeri seni internasional.
Juga ada 5 Anugerah Kebudayaan RI kategori Anak dan Remaja dari Menteri Kebudayaan RI, 2 Anugerah PAUD Berprestasi dari Mendikbud RI, 3 Penghargaan Seniman Berpresrasi kategori Anak dan Remaja dari Gubernur Jatim
Sanggar Daun ini berpusat di Gresik
Alamat :Perumahan Queen Residence Blok F 97 Cerme, Gresik (61171).
Telah memiliki Galeri seni sendiri di Gresik dan Surabaya 1. ARTS.ID (Ariel Ramadhan Art Space), Jalan Lombok No. 10 Surabaya
2. Galeri DAUN, di Lantai 2 Icon Mall Greaik
Sanggar DAUN sistemnya tidak ada alumni, yang dulu belajar sejak usia TK atau bahkan playgroup, kadang usia SMP atau SMA atau kuliah, dia non aktif. Setelah itu bisa aktif kembali.
Total selama 22 tahun ada sekitar 200 sampai 400 anak, namun saat ini yang aktif sekitar 20 anak dengan berbagai usia mulai TK sampai lulus kuliah, ada yg sedang kuliah S2 aktif kembali untuk program persiapan pameran tunggal.
Nama-nama anak DAUN peraih Anugerah Kebudayaan Republik Indonesia kategori Anak dan Remaja:
1. Thifalia Raudina Mahardya, sekarang kuliah Arsitektur UI, tinggal di Jakarta
2. Kennard Alvaro Hadinata, sekarang non aktif
3. Xylone Margareth Andariska, sekarang non aktif
4. Shafiyyah Hasna Rahman, sekarang kelas 3 SMA
5. Aliya Sakina Murdoko, sekarang kelas 1 SMA
Nama-nama anak DAUN peraih Anugerah Seniman Berpresrasi dari Gubernur Jatim kategori Anak dan Remaja:
1. Xylone Margareth Andariska (Surabaya) sekarang non aktif
2. Shafiyyah Hasna Rahman (Surabaya), sekarang kelas 3 SMA
3. Glenys Cailyn Bachumaira (Gresik), sekarang SD kelas 4
Berikut ini anak-anak DAUN yang sudah pernah menggelar pameran tunggal :
1. Ariel Ramadhan (7x pameran tunggal)
2. Aliya Murdoko (4x pameran tunggal)
3. Shafi Rahman (2x pameran tunggal)
4. Azzahra Adiva (1x pameran tunggal)
5. Thifalia Raudina Mahardya (1x pameran tunggal)
6. Anas Sangaji (1x pameran tunggal)
7. Prisha Pamungkas (1x pameran tunggal)
8. Samurai Jalu (2x pameran tunggal)
9. Runa Dhafira (1x pameran tunggal)
10. Isabell Roses (1x pameran tunggal)
11. Husna Kusuma (1x pameran tunggal)
12. Cailyn Bachumaira (1x pameran tunggal)
13. Raisha Riandra (1x pameran tunggal)
14. Alin (1x pameran tunggal fotografi pinhole)
15. Amira Farras (1x pameran tunggal)
16. Xylone Margareth Andariska (2x pameran tunggal)
17. Aisyah Hilya (1x pameran tunggal)
[23/4 21.13] Arik SANGGAR DAUN Wartono: Anak-anak Sanggar DAUN sudah berpameran di semua benua, kecuali Antartika, karena di benua itu tidak ada negara dan tentu saja tidak ada undangan kompetisi serta festival seni dan budaya anak Internasional
“Seandainya di Antartika ada negara dan negara tersebut menyelenggarakan kompetisi serta festival seni dan budaya anak khususnya seni rupa lebih khusus lagi seni lukis, maka insyaallah anak-anak DAUN diundang untuk ikut,”ujar Arik Wartono Guru Besar bagi anak anak Sanggar Daun.
