PELAKSANAAN KEGIATAN HALAL BIHALAL DI TK MUSLIMAT NU 200 KUREKSARI

Sidoarjo-menaramadinah.com-Kegiatan halal bihalal di TK Muslimat NU 200 Kureksari dilaksanakan pada pagi hari Senin tanggal 30 dan dimulai tepat pukul 08.00 WIB. Acara diawali dengan pembukaan oleh pembawa acara, yaitu Ustadzah Umrotun Hasanah, S.Pd.

Dalam pembukaannya, beliau menyambut seluruh hadirin dengan hangat serta menyapa anak-anak dengan penuh keceriaan, sehingga menciptakan suasana yang nyaman dan menyenangkan.

Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan pembacaan ayat-ayat suci Al-Qur’an oleh Ustadzah Nurun Anita Lailiyah. Pembacaan ayat suci ini memberikan nuansa religius dan menambah kekhidmatan acara.

Memasuki sesi berikutnya, disampaikan sambutan-sambutan. Sambutan pertama disampaikan oleh Kepala Sekolah, Ibu Charidatul Muchasonah. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan beberapa agenda dan rencana kegiatan sekolah yang akan dilaksanakan pada bulan Maret mendatang. Sambutan kedua disampaikan oleh Ketua Yayasan, Ibu Hj. Karomah, yang memberikan pesan-pesan motivasi serta pentingnya menjaga kebersamaan dalam lingkungan pendidikan.

Acara kemudian dilanjutkan dengan tausiah yang disampaikan oleh Ibu Hj. Sholihah Fathoni. Dalam tausiah tersebut, beliau menekankan pentingnya saling memaafkan, menjaga silaturahmi, serta menanamkan nilai-nilai akhlak mulia sejak dini kepada anak-anak. Kegiatan tausiah diakhiri dengan doa bersama yang dipimpin oleh beliau.

Setelah seluruh rangkaian inti selesai, acara ditutup oleh pembawa acara. Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan sesi saling bersalaman. Wali murid bersalaman dengan pihak sekolah, kemudian anak-anak bersalaman dengan guru dan jajaran yayasan sebagai bentuk implementasi nilai saling memaafkan.

Dalam pelaksanaan kegiatan ini, mahasiswa (MBKM) turut berperan aktif dalam mendukung kelancaran acara. Mahasiswa membantu dalam mendampingi anak-anak selama kegiatan berlangsung, sehingga suasana tetap tertib dan kondusif. Selain itu, mahasiswa juga terlibat dalam kegiatan setelah acara, seperti makan bersama dengan guru dan pihak yayasan sebagai bentuk kebersamaan, serta ikut berpartisipasi dalam kegiatan bersih-bersih lingkungan sekolah sebagai wujud tanggung jawab bersama.

Setelah kegiatan halal bihalal selesai, peserta didik diperbolehkan untuk pulang. Sementara itu, guru, pihak yayasan, dan mahasiswa melanjutkan kegiatan dengan makan bersama yang mencerminkan nilai kekeluargaan, kemudian diakhiri dengan kegiatan bersih-bersih lingkungan sekolah agar tetap terjaga kebersihannya.
(Hidayatul Mursyidah)