
Jember-MenaraMadinah. Com Sabtu, 28 Market 2026 Halal Bihalal BANI SADIMAN, bertempat di aula utama Lembaga Pendidikan Yayasan Darussalamah Rowo Tengah, yang mengelola pendidikan ya itu: SPS Anggrek 79, TK Alhidayah 150, TPQ Darussalamah, dan Madin Takmiliyah Awwaliyah Darussalamah.
Tepatnya di Dsn. Sadengan, Ds. Rowo Tengah, Kec. Sumber Baru, Kabupaten Jember.
Itulah tempat Reuni Keluarga Besar Bani Sadiman, yang ada di Jember Mbah KH. Abdul Jalal, putra nomor 4, Simbah Sadiman.
Secara rinci inilah putra-putri nya serta anak-cucunya: 1). Nyai Jamilah(Payak Santren-Kediri: 64 ), 2).Kiyai Jamali(Jatisari-Kediri: 24 ), 3).Nyai Sarifah(Plumpungrejo Timur-Kediri: 179 ), 4).KH. Abdul Jalal(Rowo Tengah Jember: 119 ), 5).Nyai Hj. Nuriah(Plumpungrejo Barat-Kediri: 210 ), 6).Nyai Sariah(Kencong-Kediri:17), 7).Nyai Suwarti(Senowo-Kediri: 178).
Menurut laporan panitia pusat saat itu jumlah brayat Bani Sadiman yang masih hidup adalah 999. jadi kalau tulisan ini tayang dan ada bayi lahir dan hidup maka genaplah 1.000 jiwa.
Satu fakta yang sangat menarik dari Putra-putri Simbah Sadiman adalah: warisan yang berupa: 1).Semangat beribadah dan berdahwah, 2). Kerukunan semua sanak-saudara, 3).Bangunan Tempat ibadah(langgar/musilla, Masjid dan madrasah, 4). Rasa Kekeluargaan dan persaudaraa yang tinggi, sailing menghargai.
Kegiatan Reuni ini sudah berjalan 40 tahun, artinya jalinan silaturrahmi yang sangat konsisten, ini adalah tradisi yang sangat baik dan bisa diteruskan dari satu generasi ke generasi berikutnya, open sebab dalam acara ini yang menjadi utama adalah silaturrahmi, mendoakan para leluhur, seperti yang di sampaikan oleh perwakilan keluarga Jember bahwa keluarga Jember sangat ber bahagia atas kehadiran keluarga kediri dan menyampaikan permohonaan maaf atas segala sesuatu dalam penyambutan ini.
Perwakilan Keluarga Jember mengungkapkan bahwa panitia Kali ini adalah generasi ke 3 dari Simbah KH. Abdul Jalal, jadi kedepan sudah giliran generasi ke 4.
Menurut pantauan MenaraMadinah. Com, Reuni di Jember ini sangat menarik, keluarga kediri disambut dengan hang at dan pancaran kebahagiaa itu sangat jelas dengan wajah yang berserk, senyum dan tawa bahagia, sajian sarapan lagi nasi pecel dan sayur tewel nikmat sekali, an email kue sudah tertata rapi di aula yang division lampu-lampu yang warna-warni, sajian rebana yang apik dengan sound system ‘horeg’ yang mengundang perhatiaan anak-anak Kecil. Mereka sampai harus dibujuk untuk pulang.
Kegiatan lagi sampai siang ini lancar sekali dan yang menarik juga ‘Siraman Rihani, oleh usztad my dad berbakat: Zaenal Ali Maulana, S. Pd. dalam ceramahnya, enak dan nyantai diselingi humor-segar, dengan Bahasa Inggris Temor(Madura), walaupun Keluarga Kediri kurang mengerti alias tak Panama. Ustasz muda dan berwajah ganteng ini intinya mengungkapkan penting silaturrahmi dan memuji tradisi kegiatan Reuni ini.
Semoga Keluarga Kediri bisa berkunjung lagi Ke Keluarga Jember, 7 tahun lagi. Dalam akhir acara ada usulan dari mc, Keluarga Jember yang ada di Sulawesi Tenggara di Kota Gorontalo, agar keluarga nya disana ada 15 orang saat ini agar juga bisa di tempati. Ini adalah sebuah usulan yang tentu membutuhkan pemikiran dan persipan yang matang dan waktu yang panjang.
Semoga Keluarga Besar Bani Simbah Sadiman, semakin berkembang dan terap rukun-sentosa.
Nur Habib, mengabarkan.
