Dari Teh Mangga ke Karya 11 Buku: Antar Stevanus Purbadirja Sebagai Mahasiswa UM Berprestasi

Malang:MenaraMadinah.com;
Stevanus Purbadirja, Mahasiswa Departemen Biologi, FMIPA UM berhasil meraih Juara I sebagai Mahasiswa Berprestasi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Univeristas Negeri Malang.

Prestasi ini tidak hanya menunjukkan kemanpuan akademik yang unggul, tetapi juga mencerminkan dedikasi Stevanus dalam bidang penelitian, literasi, dan pengabdian kepada masyarakat.

Mahasiswa yang dikenal aktif di berbagai bidang, saat ini tengah menaruh perhatian besar pada penelitian mengenai tanaman mangga, khususnya terkait potensi pemanfaatannya dalam bidang kesehatan dan lingkungan. Penelitian tersebut tidak hanya bertujuan untuk mengembangkan pengetahuan ilmiah, tetapi juga membuka peluang inovasi berbasis sumber daya lokal yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat secara luas.
Ketekunannya dalam meneliti mangga menjadi salah satu faktor yang mengantarkannya meraih predikat mahasiswa berprestasi di tingkat fakultas tahun 2026. “Tanaman mangga sendiri sebenarnya memiliki beragam manfaat yang selama ini tidak diolah dengan maksimal, saya memiliki minat yang besar untuk mengolahnya karena kelimpahan di daerah yang cukup banyak” Ujar Stevanus pada media ini di kampus yang dulunya bernama IKIP Malang iini Rabu (11/03/26).

Diluar akademik dan penelitian, Stevanus juga dikenal memiliki hobi yang sangat kuat dalam dunia literasi, khususnya menulis sebuah buku. Hingga saat ini, ia telah berhasil menerbitkan 11 buku dengan berbagai tema yang mencerminkan pemikiran kritis, refleksi kehidupan, serta semangat intelektual seorang mahasiswa. “Saya mulai menulis sejak tahun 2021 dimana saya berkecimpung dalam dunia literasi dan fokus untuk meningkatkan minat baca, dengan terbitnya 11 buku ini diharapkan dapat mendukung minat baca masyarakat, “Ujar mahasiswa semester 4 ini.
Salah satu karya yang paling menonjol dan populer adalah buku berjudul “Sajak di Persimpangan”, yang dianggap sebagai karya paling kuat karena memadukan kedalaman makna, refleksi sosial, serta kepekaan emosional yang tinggi dalam bentuk puisi. “Buku ini saya tulis selama 4 tahun dengan menggambarkan kehidupan masa muda dan emosional seorang anak muda! ‘

Tidak hanya aktif dalam penelitian dan penulisan, mahasiswa yang dikenal departemen biologi ini juga terlibat dalam kegiatan BIPA (Bahasa Indonesia Bagi Penutur Asing) di Universitas Negeri Malang. Melalui kegiatan ini, ia turut berkontribusi dalam memperkenalkan bahasa dan budaya Indonesia kepada mahasiswa internasional. Keterlibatannya dalam program BIPA menunjukkan komitmennya untuk memperluas jangkauan bahasa Indonesia di kancah global sekaligus membangun jembatan komunikasi lintas budaya.

Prestasi yang diraih Stevanus Purbadirja menjadi bukti bahwa mahasiswa tidak hanya dituntut untuk unggul dalam akademik, melainkan juga mampu mengembangkan potensi diri di berbagai bidang keilmuan. Melalui penelitian, literasi dan pengabdian, ia menunjukkan bahwa semangat belajar dan berkarya dapat berjalan beriringan untuk memberikan dampak nyata bagi masyarakat. “Kita harus semangat mewujudkan Indonesia Emas 2045, Karena kita adalah masa depan bangsa dan kita harus menjadi pelopor dalam mewujudkan tujuan besar bangsa ini” Ujar putra asal Pasuruan ini.

Dengan berbagai pencapaian tersebut, Stevanus diharapkan dapat terus menginspirasi mahasiswa lain untuk berani berkarya, meneliti, dan berkontribusi bagi perkembangan ilmu pengtahuan serta kemajuan bangsa. Jika bukan dari kita sebagai seorang mahasiswa kapan kita bisa mencapai masa depan dunia. (Aguk Wahyu Nuryadi)