
MALANG-Tongkat Kepemimpinan Divisi Infanteri 2 Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Divif 2 Kostrad) resmi berpindah tangan. Mayjen TNI Susilo menyerahkan jabatan Panglima Divisi Infanteri 2 Kostrad kepada Mayjen TNI Primadi Saiful Sulun, S.Sos., M.Si., dalam upacara serah terima jabatan (sertijab) yang digelar khidmat di Lapangan Sapta Marga Madivif 2 Kostrad, Singosari, Kabupaten Malang, Sabtu (10/1/2026).
Upacara dipimpin langsung Panglima Kostrad Letnan Jenderal TNI Mohammad Fadjar, MPICT, dan dihadiri seluruh Keluarga Besar Divisi Infanteri 2 Kostrad, mulai dari unsur pimpinan, perwira, bintara, tamtama, hingga Persit Kartika Chandra Kirana.
Turut hadir Wakil Gubernur Jawa Timur, Bupati Malang, Wali Kota Malang, Wali Kota Batu, jajaran Forkopimda Malang Raya, serta para tamu undangan. Prosesi sertijab berlangsung tertib dan penuh makna, menjadi simbol kesinambungan kepemimpinan serta pembinaan organisasi di lingkungan TNI Angkatan Darat, khususnya Korps Lintas Udara Kostrad. Seluruh rangkaian kegiatan mencerminkan soliditas dan profesionalisme prajurit Kostrad dalam menyambut estafet kepemimpinan baru.
Buah Jatuh Tak Jauh dari pohonnya. Mayjen TNI Primadi Saiful Sulun meneruskan tongkat estafet kepemimpinan militer sang ayah, Mayjen TNI (Purn) Saiful Sulun, dalam menjaga kedaulatan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Penugasan ini merupakan bagian dari serangkaian rotasi dan mutasi perwira tinggi TNI yang dilakukan akhir tahun 2025, setelah sebelumnya menjabat sebagai Wakil Danjen Sekolah Staf dan Komando TNI (Wadan Sesko TNI).
Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto mengeluarkan keputusan mengenai rotasi dan mutasi terhadap 187 Perwira Tinggi (Pati) di lingkungan Tentara Nasional Indonesia (TNI) pada tanggal 15 Desember 2025. Mayjen TNI Susilo yang telah menjabat sebagai Pangdivif 2 Kostrad sejak 2024 kemudian ditempatkan sebagai Pembantu Sahabat Tingkat III Kepala Staf Angkatan Darat (Pa Sahli Tk III KSAD) Bidang Jenderal Staf Hukum dan Hak Asasi Manusia (Jemen Sishanneg).
Rotasi dan mutasi ini telah tertuang secara resmi dalam Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/1664/XII/2025 yang ditandatangani pada hari yang sama dengan pelaksanaan perubahan jabatan. Kegiatan ini tidak hanya sekadar penyesuaian struktur organisasi, melainkan menjadi bagian penting dari upaya penguatan sistem kepemimpinan TNI.
Dari total 187 perwira tinggi yang mengalami perubahan jabatan, rincian distribusinya meliputi 109 Pati TNI Angkatan Darat, 36 Pati TNI Angkatan Laut, dan 42 Pati TNI Angkatan Udara. Mutasi ini mencakup sejumlah posisi strategis di masing-masing matra, bertujuan untuk meningkatkan efektivitas kepemimpinan, memperkuat struktur organisasi, serta memastikan kesiapan operasional TNI secara berkelanjutan dalam menghadapi berbagai tantangan keamanan nasional dan regional.
*Pesan Pemimpin Dalam Upacara Serta Terima Jabatan*
Dalam amanatnya, Pangkostrad Letjen TNI Mohammad Fadjar menyampaikan ucapan selamat Tahun Baru 2026 kepada seluruh prajurit dan keluarga besar Kostrad. Ia menegaskan bahwa pergantian pimpinan merupakan bagian dari sistem pembinaan organisasi yang bertujuan memperkuat postur daya tempur serta memastikan kesinambungan kinerja satuan.
“Regenerasi kepemimpinan ini diharapkan mampu memberikan energi baru, menjaga kesiapsiagaan satuan, dan menjawab tantangan tugas di masa depan,” tegasnya.
Pangkostrad juga memberikan apresiasi tinggi kepada Mayjen TNI Susilo atas dedikasi dan pengabdiannya selama memimpin Divif 2 Kostrad hingga mencapai performa optimal. Kepada pejabat baru, Mayjen TNI Primadi Saiful Sulun, Pangkostrad menekankan pentingnya kepemimpinan yang berintegritas, adaptif, dan humanis.
“Acara ini juga diwarnai doa bersama untuk keselamatan bangsa, sebagai wujud kepedulian dan empati TNI terhadap masyarakat, khususnya mereka yang terdampak bencana,” ujarnya.
Sementara itu, Bupati Malang Drs. H. M. Sanusi, M.M., yang hadir bersama Wakil Gubernur Jawa Timur serta kepala daerah se-Malang Raya, menegaskan pentingnya keberlanjutan sinergi antara Kostrad dan Pemerintah Kabupaten Malang.
“Selama ini Divisi 2 Kostrad di bawah komando Mayjen TNI Susilo telah menjalin sinergi yang sangat baik dengan Pemkab Malang. Harapan kami, di bawah kepemimpinan Mayjen TNI Primadi Saiful Sulun, kerja sama ini terus diperkuat agar kepentingan masyarakat dapat dibantu secara bersama-sama,” ujar Sanusi singkat kepada awak media.
*Profil Mayjen Tni Primadi Saiful Sulun*
Mayjen TNI Primadi Saiful Sulun lahir di Jakarta pada 29 April 1973, merupakan putra dari Mayjen TNI (Purn) Saiful Sulun – mantan Panglima Kodam V/Brawijaya sekaligus tokoh senior Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI). Sebagai lulusan Akademi Militer (Akmil) angkatan 1994 dari kecabangan infanteri, dia memiliki pengalaman yang mendalam di lingkungan Kostrad, baik pada jabatan tempur lapangan maupun staf strategis.
Sepanjang karirnya, Primadi telah mengemban sejumlah jabatan penting dan berprestasi. Di antaranya sebagai Dan Kompi Yonif 511/Badak Hitam (2011-2012), Danramil 0811/Tuban (2012-2013), serta Dan Brigade Infanteri Para Raider 3/Kostrad (2015-2017).
Selain itu, dia juga pernah bertugas sebagai Wakil Asisten Operasi Kas Kostrad (Waasops Kaskostrad) tahun 2013-2015 dan Asisten Operasi Kas Kostrad (Asops Kaskostrad) tahun 2022.
Posisi lainnya yang pernah diembannya adalah Dosen Madya Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat (Seskoad) (2017-2020), Kasubrem 051/Wijayakarta (2020-2021), Kepala Seksi Operasi dan Pelaksanaan Pembangunan Sahli Pangdam Iskandar Muda (Kapok Sahli Pangdam Iskandar Muda) (2021-2022), Kasubdivisi Infanteri 2/Kostrad (Kasdivif 2/Kostrad) (2022-2025), Kasubdivisi Infanteri III/Siliwangi (Kasdam III/Siliwangi) (2025), sebelum menjabat Wadan Sesko TNI dan kemudian diangkat menjadi Pangdivif 2 Kostrad.
*Inovasi Dalam Kepemimpinan*
Sebagai pemimpin dengan latar belakang kepemimpinan yang solid dan pengalaman di berbagai jabatan strategis, diharapkan Mayjen TNI Primadi Saiful Sulun dapat membawa terobosan baru dalam pengembangan kapabilitas Divisi Infanteri 2 Kostrad. Beberapa arahan inovasi yang bisa ditempuh antara lain optimalisasi pelatihan tempur yang adaptif terhadap perkembangan ancaman keamanan masa kini, penguatan kerja sama sinergis antar satuan baik dalam lingkungan Kostrad maupun dengan komponen keamanan lainnya, hingga pemanfaatan teknologi digital untuk meningkatkan efisiensi operasional dan manajemen personel.
Inovasi-inovasi ini diharapkan dapat memperkuat peran Kostrad sebagai pasukan utama dalam menjaga kedaulatan dan keutuhan wilayah NKRI, terutama di wilayah Jawa Timur yang menjadi wilayah operasional Divisi Infanteri 2 Kostrad.
Selamat menjalankan tugas baru sebagai Pangdivif 2 Kostrad. Semoga Anda dapat membawa Divisi Infanteri 2 Kostrad mencapai prestasi yang lebih tinggi dan terus menjadi benteng yang kokoh bagi negara dan bangsa. Rangkaian upacara sertijab dan lepas sambut ditutup dengan prosesi yang berlangsung khidmat dan menyentuh, menjadi simbol kesiapan seluruh prajurit dan satuan jajaran Divif 2 Kostrad untuk mendukung kebijakan serta arahan pimpinan baru.
*Sejarah Jabatan Pangdivif 2 Kostrad*
Hingga Januari 2026, jabatan Panglima Divisi Infanteri 2 Kostrad telah diemban oleh sejumlah perwira tinggi TNI-AD yang memiliki kontribusi besar bagi pembangunan pasukan. Divisi ini awalnya bernama Kopur II ketika pertama kali dibentuk pada tahun 1962, dan telah berkembang menjadi salah satu divisi infanteri terkemuka di lingkungan TNI Angkatan Darat.
Berikut adalah daftar nama-nama yang pernah menjabat sebagai Pangdivif 2 Kostrad dari masa ke masa hingga tahun 2026:
*Panglima Terbaru (2024–2026)*
– Mayjen TNI Primadi Saiful Sulun (Januari 2026 – Sekarang)
– Mayjen TNI Susilo (2024 – Januari 2026)
– Mayjen TNI Anton Yuliantoro (April 2024 – September 2024)
Periode 2010-an hingga 2023
– Mayjen TNI Haryanto (2023 – 2024)
– Mayjen TNI Syafrial (2022 – 2023)
– Mayjen TNI Andi Muhammad Bau Sawa Mappanyukki (2021 – 2022)
– Mayjen TNI Tri Yuniarto (2018 – 2021)
– Mayjen TNI Marga Taufiq (2018)
– Mayjen TNI Agus Suhardi (2017 – 2018)
– Mayjen TNI Benny Susianto (2016 – 2017)
– Mayjen TNI Ganip Warsito (2015 – 2016)
– Mayjen TNI Bambang Haryanto (2014 – 2015)
– Mayjen TNI Agus Kriswanto (2013 – 2014)
– Mayjen TNI Ridwan (2011 – 2012)
– Mayjen TNI Geerhan Lantara (2010 – 2011)
*Periode Awal Pembentukan & Masa Lalu*
– Brigjen TNI U. Rukmana (1962–1964) — Panglima pertama saat masih bernama Kopur II
– Brigjen TNI A. Kemal Idris (1964–1965)
– Mayjen TNI Djamari Chaniago (1995–1997)
– Mayjen TNI Kivlan Zein (1997–1998)
– Mayjen TNI Ryamizard Ryacudu (1998)
– Mayjen TNI Djoko Santoso (2001–2002)
– Mayjen TNI Agustadi Sasongko Purnomo (2002–2003).*Imam Kusnin Ahmad*.
