Bisnis Bergizi

By: Guru
Melihat pangkat yang menyertai jabatannya seolah menjadi “deffence” bagi mereka apabila ada pihak-pihak yang berniat mempermasalahkannya. Badan Gizi Nasional menjelma menjadi Bisnis Genk Nepotisme, menjalar jauh hingga ke investasi dapur umum berikut jaringan logistiknya.

Ketika MBG menjadi malapetaka keracunan massal, mereka sekuat tenaga berusaha “meredam kebakaran”. Bukan memperbaiki sistem yang sudah tercipta untuk saling menguntungkan.

Usulan mengubah MBG menjadi bantuan tunai adalah musibah investasi. Menutup dapur umum dan mengalihkannya ke kantin sekolah-sekolah menjadi tabu bagi persekongkolan oligarki.

Mengelola gizi bukan sesuatu yang mudah. Karena gizi sesungguhnya adalah bisnis cuan. Dan sekolah menjadi penerima sisa-sisa gizi yang kadang sudah basi.

Dosa apa anak sekolah pada kalian hingga tega diperlakukan menjadi komoditas bisnis?
@Dahono Prasetyo