
Oleh : Kang Sobari.
Indonesia telah merdeka 80 tahun, untuk mengetahui asal usul sejarah alat tukar uang fisik dan uang digital, berikut, catatan kang Subari, ahli sejarah Asal Pasuruan Jawa Timur. Asal Usul QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard), Cabe-Rawit Asal Indonesia yang membuat VISA dan Master Card meringis.
QRIS adalah sistem pembayaran digital berbasis QR code yang dikembangkan dan diatur oleh Bank Indonesia (BI) bersama industri perbankan dan fintech Indonesia. Berikut garis waktu dan latar belakang kemunculannya:
Latar Belakang (Sebelum 2019)
1.Fragmentasi Sistem QR Code
– Sebelum QRIS, setiap bank dan e-wallet (OVO, GoPay, DANA, dll.) memiliki QR code proprietary sendiri.
Merchant harus menampilkan banyak QR code berbeda, membingungkan konsumen dan menyulitkan UMKM.
2.Tingginya Potensi Pembayaran Digital
– Bank Indonesia melihat peluang pertumbuhan transaksi non-tunai, terutama pasca-gempa digital masa pandemi.
Perlunya sistem terstandarisasi untuk mempercepat inklusi keuangan dan efisiensi transaksi.
Tahap Pengembangan (2018–2019)
– Agustus 2018: BI mengumumkan rencana pembuatan standar QR code nasional.
– Desember 2018: Uji coba perdana melibatkan bank (BNI, BRI, Mandiri, BCA) dan e-wallet.
– 17 Januari 2019: QRIS resmi diluncurkan secara nasional oleh Bank Indonesia.
Tujuan Utama adanya QRIS adalah:
1. Menyatukan Sistem Pembayaran QR
– Satu QR code untuk semua bank/e-wallet → memudahkan merchant dan konsumen.
2. Memperluas Inklusi Keuangan
– UMKM bisa menerima pembayaran digital dengan biaya rendah.
3. Mendorong Transaksi Non-Tunai
Target BI: 30% transaksi ritel berbasis digital pada 2025.
4. Mengurangi Ketergantungan pada Kartu Fisik
Perkembangan Penting
-Januari 2020: Fitur QRIS Merchant Pembayaran diluncurkan (untuk transaksi merchant).
-2021–2023: Ekspansi ke pembayaran cross-border (misal: linkage dengan Thailand, Malaysia, Singapura).
– 2024: QRIS sudah digunakan oleh >45 juta merchant dan UMKM di Indonesia.
Dampak Revolusioner
-UMKM: Tidak perlu repot pasang EDC atau bayar biaya tinggi.
-Konsumen: Cukup satu aplikasi dompet digital/bank untuk bayar di mana saja.
-Ekosistem Digital: Transaksi QRIS tumbuh >300% per tahun (data BI 2023).
Fakta Kunci
-Standar Global: Mengadopsi standar EMVCo (international QR specification) yang diadaptasi untuk kebutuhan lokal.
-Logo Resmi: Dua keping uang kuning-merah (simbol inklusi keuangan).
QRIS adalah bukti kesuksesan kolaborasi BI, perbankan, dan fintech dalam menciptakan infrastruktur
pembayaran inklusif khas Indonesia. Untuk menyesuaikan mata uang dunia sebagai alat pembayaran yang sah . Bank Indonesia, tanggal 17 Agustus 2025 adalah arah kebijakan sistem pembayaran Bank Indonesia untuk menavigasi peran industri sistem pembayaran di era ekonomi dan keuangan digital. Blueprint berisi 5 (lima) Visi Sistem Pembayaran Indonesia 2025 yang dilaksanakan oleh 5 (lima) kelompok kerja yaitu Open banking, Sistem Pembayaran Ritel, Sistem Pembayaran Nilai Besar dan Infrastruktur Pasar Keuangan, Data dan Digitalisasi, dan Reformasi Regulasi, Perizinan, dan Pengawasan. BSPI 2025 akan diwujudkan melalui 23 key delivery yang akan diimplementasikan secara bertahap dalam kurun waktu tahun 2019 sampai dengan tahun 2025.
