
Semangat perdamaian dunia yang diinisiasi dari Kediri kini telah sampai ke tingkat tertinggi. Panitia “Ruwatan Negara”, yang terdiri dari Persaudaraan Cinta Tanah Air Indonesia, Situs Persada Soekarno, dan berbagai komunitas, telah menyerahkan surat kepada Presiden Prabowo Subianto di Jakarta pada Senin (21/07/2025).
Kegiatan Ruwatan Negara sendiri akan digelar Agustus mendatang, sebagai wujud syukur kemerdekaan dan doa agar Indonesia menjadi mercusuar perdamaian global.
R. M. Kuswatono, SE, M.Si, perwakilan panitia yang baru kembali dari ibukota, mengonfirmasi bahwa surat tersebut telah diterima di Sekretariat Negara.
“Alhamdulillah kami diterima dengan baik di Sekretariat Negara. Surat ini dikirim atas nama Persaudaraan Cinta Tanah Air Indonesia,” ujar Kuswatono di Kediri.
Pihak panitia merasa penting untuk memberitahukan agenda ini kepada Kepala Negara, mengingat urgensi situasi global dan posisi strategis Indonesia. Mereka berharap masukan dari Istana untuk kesuksesan acara ini.
Beberapa poin penting dalam surat tersebut menyoroti ancaman Perang Dunia III, peluang Indonesia sebagai penuntun perdamaian global berkat posisi geopolitiknya, serta rekam jejak sejarah bangsa dalam menjaga perdamaian dunia.
“Kami berkeyakinan sebenarnya Indonesia mampu menjadi mercusuar perdamaian dunia,” tegas Kuswatono, seraya menekankan bahwa upaya ini juga membutuhkan pertolongan Tuhan.
Panitia optimistis Presiden Prabowo akan mendukung penuh inisiatif ini. “Ini adalah wujud doa dan dukungan moral serta spiritual kepada Presiden agar sukses membawa Indonesia menjadi mercusuar perdamaian dunia,” tutupnya.*Surya
