Luar Biasa, Meski Baru Berdiri Atlet Gantolle Probolinggo Meraih Prestasi Gemilang.

PROBOLINGGO – Luar biasa.Tiga atlet muda gantolle asal Kabupaten Probolinggo sukses meraih prestasi membanggakan dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) IX Jawa Timur 2025 yang digelar di Lapangan Udara Notohadinegoro, Jember, sejak 27 Juni hingga 5 Juli 2025.

Ketiga atlet yang tergabung dalam Club Gantolle NAGA LANGIT Paiton ini membuktikan bahwa dengan tekad, latihan konsisten, dan restu orang tua, tidak ada yang tak mungkin diraih—even di langit tertinggi.

Berikut torehan prestasi mereka:

1.Nur Muhammad Ibnu Mulkan, Alumni SMAN 1 Paiton, mahasiswa Unesa Surabaya, Asal Desa Kalikajar Kulon, Kecamatan Paiton, Raih Medali Emas kategori Sambar Pita (Beregu)

2.Erin Micawindari,Alumni SMAN 1 Kraksaan, mahasiswi Poltekkes Malang, Asal Desa Alas Kandang, Kecamatan Besuk, Raih Medali Emas kategori Sambar Pita (Beregu) dan Raih Medali Perak kategori Durasi Terbang (Kelas B)

3.Aldi Dwi Hatyanto, Alumni MAN 2 Pajarakan, mahasiswa Unesa Surabaya, Asal Desa Karanggeger, Kecamatan Pajarakan, Raih Medali Perunggu kategori Sambar Pita (Kelas B).

Ketiganya bukan hanya atlet gantolle, namun juga atlet wushu berprestasi yang memilih menjajal tantangan baru di langit. Mereka adalah contoh generasi muda Probolinggo yang tak hanya bertanding, tetapi bertarung untuk prestasi, membawa nama daerah ke puncak-puncak langit kompetisi.Kerajinan tangan khas Probolinggo

Setiap akhir pekan, mereka rutin berlatih bersama atlet Puslatda Jatim di Jember, dengan biaya sendiri dan semangat tinggi. Filosofi yang mereka pegang:

“Latihan tanpa diperintah, jujur tanpa disumpah, disiplin tanpa banyak tingkah.”

Eko Sumedhi ST, selaku pembina dan salah satu perintis Pengkab Gantolle Kabupaten Probolinggo menyampaikan apresiasi luar biasa dan pesan mendalam terhadap capaian ini.

“Sebagai Binpres Gantolle, saya menantang anak-anak untuk berani terbang dan menaklukkan langit. Hasilnya nyata: medali emas, perak, dan perunggu untuk Probolinggo. Prinsip saya sederhana: apapun cabornya, yang penting bisa bikin prestasi. Gantolle bukan hanya olahraga ekstrem, tapi wahana mendidik mental juang, keberanian, dan loyalitas. Mereka latihan dengan disiplin dan dukungan penuh keluarga. Itu kunci sukses mereka.”Kerajinan tangan khas Probolinggo,” ujar Bang Eko yang juga menjabat Kadiv Diklat CPB Banser Nasional ini.

Sedangkan ketua KONI Kabupaten Probolinggo Zainul Hasan menyampaikan apresiasi tinggi atas capaian prestasi tersebut.

“Alhamdulillah meskipun masih terbentuk seumur jagung. Namun para atlet membuktikan capaian prestasi yang luar biasa”, ucapnya bangga.

“Saya berharap karena ini cabor terbang regenerasi kedepannya harus selalu terjaga biar tradisi memperoleh medali dalam ajang olahraga berikutnya tetap terjaga dan membawa nama harum Kabupaten Probolinggo”, tambahnya.

Dengan keberhasilan ini, Kabupaten Probolinggo patut berbangga. Cabang olahraga yang terbilang baru seperti gantolle mampu membuktikan bahwa dengan binaan yang tepat, kerja keras, dan semangat membara, langit pun bukan batas.Kerajinan tangan khas Probolinggo.*Imam Kusnin Ahmad*