
BLITAR – Wakil Presiden (Wapres) RI, Gibran Rakabuming Raka di Blitar pada 17-18 Juni 2025.
Wapres dijadwalkan akan tiba di Kota Blitar pada, Selasa (17/6/2025) sore ini.
Untuk pengamanan RI 2 ini,sekitar 2.757 personel gabungan diterjunkan mengawal kedatangannya.
Guna mendukung kelancaran kunjungan ini, sebanyak 2.757 personel gabungan telah disiapkan. Personil terdiri dari TNI, Polri ditambah personel keamanan dari pemerintah daerah Kota dan Kabupaten Blitar.
Adapun rinciannya yakni 930 personel kepolisian, 1.457 personel TNI, dan 380 personel dari Pemkab/Pemkot Blitar.
“Untuk pengamanan RI 2 disiagakan personel gabungan, dengan kepolisian pengamanan di ring dua dan ring satu personel TNI,” ujar Kapolres Blitar Kota, AKBP Titus Yudho Uly melalui Kabag Ops, AKP Agus Tri, Selasa (17/6/2025).
Ribuan personel gabungan tersebut, telah disiagakan dalam Apel Gelar Pasukan di Stadion Soepriadi Kota Blitar. Sejumlah personel diterjunkan di sejumlah titik, sesuai dengan tugasnya masing-masing. Selain itu, kendaraan taktis (rantis) milik TNI dan Polri juga telah disiagakan.
Menurut Agus, pengamanan ring 1 dalam kunjungan wapres itu akan dilakukan TNI. Sementara aparat kepolisian melakukan pengamanan dalam perbantuan, seperti pengawalan kendaraan di batas wilayah dan sebagainya.
“Kekuatan personel tambahan dari Polres Blitar, Polres Kediri Kab/Kota, Polres Tulungagung dan sekitarnya. Kemudian tim Jibom SatBrimob dan Ditpam Obvit Polda Jatim. Sama halnya dengan tambahan personel Kodim 0808 Blitar ditambah dengan kekuatan pasukan Korem Madiun,” jelasnya.
Sementara itu, Kasi Humas Polres Blitar Kota, Iptu Samsul Anwar menyebut Wapres Gibran diperkirakan tiba di Blitar sekitar pukul 18.40 WIB. Adapun lokasi pertama yang dikunjungi yakni Majelis Sabilu Taubah Gus Iqdam di Desa Karanggayam Kecamatan Srengat Kabupaten Blitar.
“Sesuai dengan jadwal, diperkirakan setelah tiba dari Malang, langsung menuju tempat Gus Iqdam. Dilanjutkan dengan kegiatan lain di wilayah Kota Blitar besok pagi, seperti pembukaan acara Bazar Blitar Djadoel dan kunjungan ke beberapa titik lainnya,” imbuhnya.*Imam Kusnin Ahmad*
