
Surabaya-menaramadinah.com-Panitia Idhul Qurban Musholla Al Ikhlas Jemurwonosari Gang Lebar 84 Wonocolo Surabaya tadi malam Minggu, 27 April.2025 mengadakan rapat pukul 19.30-21.30 wib.
Hadir Mas Husnu Mufid, Mas Fauzan, Mbak Siti, Mbak Sri Lestari, Mbak Aisya, Mbak Ila, Nas Yanto, Mas Hari, Abah Mustaqim, Mas Rohmat, Mas Afif, Mas Agus Ghozali, Abah Arif Mualim, Mas Taufik dan Mas Panji.
Rapat kali ini berjalan demokratis dan menyenangkan. Banyak usulan disampakan dan sejumlah usulan yang disepakati. Diantaranya, harga hewan qurban terap tidak naik Rp. 3.250.000. Tidak ada biaya sholawatan. Nanti ditanggung kas musholla al Ikhlas.
“Harga hewan qurban tidak dinaikkan mengingat kondisi ekonomi Indonesia masih lesu. Guna menjaga jiwa semangat untuk tetap berqurban dengan senang hati, ” ujar Drs. Husnu Mufid, M.PdI Ketua Takmir Musholla Al Ikhlas.
Adapun yang sudah terdaftar siap qurban sapi sebanyak 10 orang. Tinggal 4 orang lagi. Jika keluarga Abah Arif Mualim naik tingkat berkurban sapi dan ada pengurus yang ingin qurban sapi. Tentu akan memenuhi target qurban 2 sapi. Mengingat tahun 2024 lalu hanya 1 sapi.
Sedangkan untuk qurban kambing akan menunggu dari pengurus dan jamaah yang siap qurban kambing seperti tahun lalu. Untuk proses penyembelihan hewan qurban ditetapkan hari Sabtu. Karena Idhul Qurban hari Jumat.
“Kita ambil hari Sabtu untuk pemotongan hewan qurban. Karena Idhul Adha hati Jumat. Waktunya tidak nurut,”ujar Abah Mustaqim Ketua Panitia Idhul Qurban Musholla Al Ikhlas.
Kemudian tahun ini akan membeli peralatan berupa Pisau pemotong kambing, tempat gantungan hewan qurban dengan memakai kas Musholla Al. Ikhlas. Nantinya sebagai inventarisasi musholla.
Sedangkan pemotong hewan qurban Mas Munir masih proses penyembuhan. Antara bisa atau tidak ketika dihubungi Mas Yanto. Ada alternatif lain yaitu Abah Ali Maki.
Puncak akhir musyawarah Idhul Qurban foto bersama dan yel yel Istiqomah dan sukses Idhul Qurban di video oleh Mas Afif, Mas Agus Ghozali dan Abah Arif Mualim.
(MM)
