
Selasa,10 Desember 2024.Sabtu (7/12/2024) menjadi hari bersejarah menandai puncak rangkaian transformasi kelembagaan IAI Ibrahimy menjadi Universitas. Kerja bareng keluarga besar IAI Ibrahimy beberapa bulan terahir membuahkan hasil.
Bertempat di auditorium KHR.As’ad Syamsul Arifin,Sabtu malam waktu setempat,prosesi perubahan bentuk dilaunching langsung oleh Direktur Pendidikan Tinggi Islam Kementrian Agama Prof.Dr.H.Ahmad Zaenul Hamdi,M.Ag dengan dibacakanya SK Menteri Agama RI,nomor 1072/2, tertanggal 22 Oktober 2024 tentang alih bentuk dari IAI Ibrahimy Genteng menjadi Universitas Islam Ibrahimy Banyuwangi (UNIIB). Dihadapan pengurus yayasan, jajaran rektorat,dekanat,alumni dan ratusan undangan, Prof.Hamdi, berharap agar kedepan UNIIB bisa membuka program studi umum berbasis sains dan tehnologi agar kedepan mahasiswa bisa menjadi tehnolog sekaligus berniwa santri.
“Untuk apa kita menjadi universitas,jika kita tidak berani membuka Prodi Umum”, tantangnya. Bagi belaiu,jika hanya berkutat pada prodi-prodi Agama,institut saja sudah cukup.
“Tarbiyah, Syariah, Dakwah penting,tetapi jangan katakan kedokteran tidak penting”,tegasnya dg mengutip ayat 190 surat Al Imron. Dihadapan hadirin yang membudak,guru besar UINSA ini memastikan bahwa perubahan peradaban hanya akan terjadi jika kita mampu memadukan ilmu ilmu keagamaan dengan ilmu ilmu secara eklektif.
“Malam ini kita sedang memperbaharui niat untuk membangun peradaban dan menatap masa depan. Jika ingin membangun peradaban,bangunlah pendidikan”, tegasnya. Di ahir pidato pengarahanya, Profesor Ahmad Inung (sapaan akrabnya) mewanti-wanti bahwa capaian IAI Ibrahimy ini bukan sekedar mengganti papan nama, tidak sekedar memperbanyak Prodi,tetapi hendaknya bisa membuka kesempatan lebih luad agar anak anak didik kita (mahasiswa) kedepan bisa bersaing dengan generasi lain di zamanya.
“Capaian ini tidak sekedar papan nama,tidak sekadar memperbanyak Prodi,tetapi menjadi jembatan bagi tumbuhnya generasi unggul dimasa mendatang”,pungkasnya. Merespon tantangan dan menindaklanjuti perubahan kelembagaan baru,Rektor UNIIB, Dr.H.bLukman Hakim,M HI, siap mendiklanjutinya dalam waktu dekat. Pak Lukaman berkomitmen merealisasi arahan Direrktur DIKTIS dengan berupaya membuka prodi prodi umum.
Tentu saja, mengembangkan prodi prodi Agama seperti S1 Hukum Tata Negara , juga S2 Hukum Keluarga Islam (HKI) tetap penying. Semoga!
(Mohamad Hasyim, sekretaris umum Yasymi Genteng Banyuwangi)
