
Hari Minggu itu masih pagi, jam di kantor Pascasrjana IKHACH baru menunjukkan pukul 09.45. Tetiba saya di kampus, driver saya minta parkirkan mobil lalu saya bergegas melangkahkan kaki menuju gedung Pascasarjana untuk megawali ampuan perkuliahan di sesi 2 yang segeranya dimulai seketika saya tiba.

Baru saja melepas sepatu, untuk melewati batas lantai SUCI lorong utama kampus, saya melihat beberapa mahasiswa/wi berkerumun disamping kantor sambil diskusi ringan senyap senyap yang saya tangkap ialah ngobrolin tentang ajuan proposal THESIS mereka yang sampai saat ini masih belum fix, slentingan tentang program bimbingan, lanjutan penulisan bab, rencana mengambil data, dsb. Maklum, mereka mereka adalah mahasiswa yang sudah semester 4, yang kebetulan mengambil program S2 Manajemen Pendidikan Islam di kampus Institut Pesantren KH. Abdul Chalim, Mojokerto – Indonesia.
Jadi dihampir setiap bertemu dengan anggota kelasnya pada hari Minggu seperti ini tadi, trending topiknya selalu perihal proposal penelitian, bimbingan lancar, kepingin cepat kelar. Bisa ditebak kok, yang masih jomblo kepingin agar segera dapat gebetan, yang sudah keluarga ingin agar segera bebas dari beban pulang pergi kuliah setiap Sabtu – Minggu, capek tauuuuu!!!. Ngobrol mereka ngalor ngidul itu bisa betah berlama lama sebab sambil ngemil snack rentengan yang barusan dibelinya dari kantin situ. Itulah pemandangan khas mahasiswa S2 jaman now, masalah kuliah, maunya cepet rampung, tapi jarang yang mau bingung. Ya, nggak salah sih, tapi beda aja sama jaman old kayak saya. 😅
Seketika itu,
“mbak Zahra?” Panggilku, ke salah satu yang bergerombol disana. “Tolong tas kresek yang ada di mobilku, diambil dan dibagi ke teman teman, ya?” Pintaku dengan menunjukkan arah dimana mobilku terparkir.
Cukup 3 menit, dialog dan maksud dari pembicaraan saya sudah bisa diterjemahkan oleh mereka. Sejenak saya masuk ke ruang dosen, ku nyalakan laptop sambil mempersiapkan materi materi yang akan saya pergunakan untuk pertemuan ke 3 kali ini. Kebetulan, di tahun akademik 2019/2020 ini saya kebagian mengampu Mata Kuliah Bahasa Inggris untuk program MPI semseter 2. Topik perkuliahan yang kami persiapkan adalah tentang “Introducing American English, is a necessary”. Pointer pointer untuk diskusi kelas segera saya print, lalu saya gandakan di mesin fotocopy kampus. Selesai fotokopi, saya beranjak ingin segera kembali ke ruang dosen, eiittt, tiba tiba gerombolan mahasiswa semseter 4 tadi menghadang perjalananku sekedar ingin konfirmasi, “Sir, kenapa tidak mengampu Bahasa Inggris semester 4?” Tanya beberapa mereka sambil mendongakkan kepala kearahku.
“You are in semester 4 guys, you can be a self-learner, while focusing on your thesis” jawabku sekenanya, berharap mereka tidak menyambung dengan pertanyaan terusan. Ealaahh, ternyata malah tanya kesana kemari, sampai bla, bla blaaaaa, pada akhirnya saya mengajukan permintaan, “Sebelum kita pisah, sebelum kalian wisuda S2, sebelum thesis kalian di ACC, ayo kreasi momen foto bersama dengan kita kita, yuk?”.
Spontan, tak berlama lama ambil kesepakatan, karena semua setuju. Akhirnya jadilah kita foto bareng dan inilah pertama kali saya berpose aneh aneh bareng mahasiswa S2 MPI, IKHACH Mojokerto – Indonesia. Didepan gedung REKTORAT, yang bisa saja kalian suatu saat nanti akan menginginkan momen seperti ini bisa terulang. Sayang, lagi lagi, formasi kelompok MPI ini selalu ada yang tertinggal. Susanti Alvionita, Hajriana Alimin, Dianita Az Zarnuji, Uswah Arif, dkk… kalian pada kemana hari ini?
Jika dikemudian hari, kalian sudah GRADUATED, pulang sendiri sendiri ke kampung halaman, ingat bahwa kita disini pernah belajar bersama. Usia dan status kita boleh beda, namun sejatinya kita sama. Sama sama ingin berkiprah untuk manajemen pendidikan di Indonesia agar lebih baik, lebih modern dan lebih akuntabel.
Boleh jadi, saat ini kami menjadi dosen dosen kalian, siapa tahu suatu ketika kita sama sama dosen. Atau bahkan kami belajar banyak dari kalian.
Selamat menyelesaikan thesis kalian, semoga program pembimbingan kalian lancar, dan cepat LULUS S2 nya untuk segera bisa mengabdikan keilmuannya dalam dunia yang kau geluti. Kami, selalu siap menjadi advisor mana mana dirasa ada deadlock dalam menjabarkan thesis yang sedang kalian selesaikan. Sekali lagi, Congrats…..
Special thanks, atas perkenanya Dr. H. M. Al Barra, Lc, M.Pd. yang sudi meluangkan waktunya bersama Mahasiswa/wi nya.
Husnu Mufid
Koresponden MM.com
