
Oleh : Yahya Aziz
Selain keris, pedang, panah ada senjata yang sangat sederhana digunakan melawan penjajah tentara Jepang, Belanda dan Inggris yaitu BAMBU RUNCING.
Materi itulah yang kami sampaikan pada guru guru M I NAHDLIYYIN Jombang Kediri Lamongan dan Madura, mereka pembaca buku kami yang sedang silaturahmi ke rumah.
Setiap murid di sekolah dasar (SD/MI) pasti pernah mendapatkan pelajaran sejarah, bahwa perjuangan rakyat Indonesia melawan penjajah adalah menggunakan BAMBU RUNCING.
Selain di setiap tempat dan momen acara, BAMBU RUNCING selalu disebut sebagai simbol kekuatan perjuangan rakyat kecil melawan penjajah.
BAMBU RUNCING adalah tongkat dari bambu wulung yang diruncingkan ujungnya telah menjadi simbol perjuangan kemerdekaan itu sendiri. Sehingga di beberapa kota didirikan monumen bambu runcing dan setiap makam pahlawan pintu gerbang nya menggunakan model bambu runcing. Dan makamnya berbendera merah putih dan bambu runcing sebagai pusaranya.
Banyak para murid SD/MI dan mahasiswa di Perguruan Tinggi, ketika saya tanya siapa PENCIPTA SENJATA BAMBU RUNCING ? ternyata hampir semuanya tidak bisa menjawabnya.
Ya Kyai SUBKHI pengasuh Pondok Pesantren Parakan Temanggung adalah pencetusnya. Pada tahun 1945-1948 Kyai Subkhi aktif menerima dan mendoakan ratusan ribu pemuda rakyat Indonesia untuk mendoakannya saat itu masyarakat optimis dan percaya perjuangan melawan penjajah akan mendapat kemenangan bila bambu runcing itu didoakan oleh Kyai SUBKHI.
Kyai SUBKHI disebut juga KYAI BAMBU RUNCING. Dia adalah tokoh utama dibalik legenda senjata Bambu runcing.
Itulah Kyai Subkhi : Kyai yang alim, banyak tirakatnya sehingga para santri yang ingin melawan penjajah selalu berkunjung ke beliau untuk pelatihan pelatihan kanuragan dan memohon doa agar menang melawan penjajah.
Kisah lengkap tentang Sejarah Senjata Bambu Runcing ini ada di buku PARA KYAI PEJUANG KEMERDEKAAN hal 127-133.
Maaf hanya setetes ilmu sederhana……
Jazakallah para pembaca buku buku dan tulisan kami di menara madinah.com dari Sabang Merauke yang telah membaca buku kami TAUBATNYA PESELINGKUH dan PARA KYAI PEJUANG KEMERDEKAAN……
Semoga manfaat aja…..
Y A, penulis buku Taubatnya Peselingkuh dan Para Kyai Pejuang Kemerdekaan
