Rahasia Syekh Subakir Mampu Taklukkan Bangsa Gaib Tanah Jawa

Menara Madinah.com,Nama Syekh Subakir sangat melegenda bagi masyarakat Jawa,apalagi dikalangan para kyai,budayawan,ahli sejarah,spiritualis,sarkub(sarjana kuburan) dan para pecinta ilmu-ilmu metafisika.
Sewaktu masih duduk dibangku SD hingga Perguruan Tinggi,saya berpikiran bahwa kisah tentang Syekh Subakir adalah fiktif,khayalan dan hanya untuk pengantar menuju pulau kapuk di atas kasur empuk.


Namun asumsi saya tersebut mulai berubah ketika saya lulus kuliah.Ketika berkunjung ke rumah kawan yang merupakan atasan di sebuah lembaga kursus,saya disuruh membaca sebuah buku kecil tentang Syekh Subakir yang diterbitkan M.Zamroji Ib.M dari Patianrowo ,Nganjuk yang dicetak tahun 2007
Saya menjadi yakin Syekh Subakir adalah nyata.
Keyakinan saya mengenai Syekh Subakir dan kiprah spiritualnya di Pulau Jawa semakin kuat ketika saya mengetahui bahwa pimred saya di menaramadinah.com (Drs.Husnu Mufid,M.PdI) telah melakukan penelitian sejarah dalam waktu yang relatif lama di situs-situs warisan dari Syekh Subakir di Jawa Timur dan Jawa Tengah.Diantaranya di Tuban,Blitar ,Gunung Balak dan Gunung Tidar,Magelang.
Hasil dari penelitian sejarah tersebut telah dituangkan dalam buku”Pembabaran Syekh Subakir Dan Ajarannya”.Buku itu laris manis hingga kini,disukai banyak kalangan yang peduli bahwa sejarah itu penting.
Syekh Subakir bukanlah orang sembarangan.Beliau adalah seorang alim,ahli fiqih,tasawuf dan Bahasa Arab.Sumber lain menyatakan beliau menguasai banyak bahasa,bahkan mengerti dan bisa berkomunikasi dengan hewan.Penguasaan dan pemahaman ilmu agamanya juga sudah tidak perlu diragukan lagi.Diterangkan bahwa beliau telah belajar agama selama 10 tahun di Mekah sebelum pergi ke Jawa.Sedangkan keahlian khusus yang dimiliki oleh duta khusus Sultan Muhammad I tersebut adalah kemampuan untuk menaklukkan berbagai jenis makhluk gaib berupa jin,banaspati,buto ijo,peri,tuyul dan sebagainya.
Misi utama beliau ke Jawa adalah untuk berdakwah dan menaklukkan Raja Jin yang sudah berkuasa di bekas Kerajaan Mataram kuno.Raja Jin dan bala tentaranya telah menghabisi nyawa ribuan orang Turki yang datang ke Jawa sebelum kedatangan Syekh Subakir.
Syekh Subakir yang silsilahnya tersambung dengan Salman Al-Farisy(Pahlawan Perang Khandaq di era Nabi Muhammad) datang ke Jawa selama dua kali.
Dalam kedatangan pertama,Syekh Subakir belum berhasil menjalankan tugasnya,lalu beliau pulang ke Baghdad.
Beliau masih kalah menghadapi makhluk-makhluk.gaib yang telah ada sebelum diciptakannya manusia.Dahulu mereka yang membuat Pulau Jawa menjadi angker,wingit,horor .Jalmo moro,jalmo mati.Siapa yang datang pasti mati.Man Jaa-a Hadhlorol maut dalam Bahasa Arabnya.
Beliau tidak putus asa dan datang lagi ke Jawa .The mission must be possible,bukan The mission is impossible.Kali ini,beliau membawa pusaka kalimosodo,batu hitam ,Ilmu penakluk jin dan amalan ayat Kursi.
Dengan berbekal piranti dan do’a -do’a dahsyat tersebut,Syekh Subakir akhirnya mampu menaklukkan Raja Jin dan segenap bala tentaranya.Mereka diusir dan lari menuju Pantai Selatan Parangtritis,Yogyakarta.Mereka sebenarnya tidak terima dan ingin menuntut balas pada manusia.Tetapi mereka tak akan bisa mengganggu orang-orang yang ikhlas menyembah Allah SWT.
Peran lain yang tidak boleh dilupakan dari Syekh Subakir dan anak buahnya yang merupakan santri-santri pilihan adalah jasanya dalam menanam paku-paku besar di Gunung Tidar,Magelang.Itulah awal mulanya Gunung Tidar yang kini menjadi kawah candradimuka,tempat penggemblengan bagi para taruna/taruni Akademi Militer dijuluki “Paku Bumi Tanah Jawa”.
Dengan terpasangnya paku-paku tersebut,posisi dan kondisi Tanah Jawa menjadi stabil,tidak terombang-ambing oleh air laut yang ombaknya besar hingga bisa ditempati dengan nyaman dan tenang oleh jutaan penduduknya sampai hari ini.
#Bro J#Pare 29-3-2020.,pecinta sejarah dan kisah ulama.