LAPORAN HASIL BELAJAR MEMOTIVASI SPIRIT SISWA

 

Oleh Supriadi,S.Pd.

Memotivasi peserta didik merupakan bagian dari proses pembelajaran. Dengan motivasi, peserta didik menjadi giat dan semangat dalam mengikuti proses pembelajaran. Dengan giat dan semangat mengikuti proses pembelajaran prestasi peserta didik diharapkan dapat meningkat.

Motivasi dapat berasal dari dalam (intrinsik) dan dari luar (ekstrinsik) . Motivasi ekstrinsik peserta didik dalam proses pembelajaran dapat dilakukan dengan berbagai metode.

Mulyasa (2003; 112) Motivasi merupakan tenaga pendorong atau penarik yang dapat menyebabkan timbulnya tingkah laku ke arah suatu tujuan tertentu.

Seseorang akan bersungguh-sungguh karena memiliki motivasi yang tinggi. Seseorang akan belajar jika ada faktor pendorongnya yang disebut sebagai motivasi.

Menurut Sardiman (2006:73), motivasi merupakan daya penggerak dari dalam untuk melakukan kegiatan untuk mencapai tujuan.

Pelaporan kegiatan hasil belajar merupakan kegiatan mengkomunikasikan dan menjelaskan hasil penilaian guru tentang perkembangan anak.Laporan hasil belajar meliputi aspek kognitif, psikomotorik dan afektif. Tidak semua mata ajar dinilai aspek psikomotornya.

Informasi ranah kognitif dan psikomotor diperoleh dari sistem penilaian yang digunakan untuk mata pelajaran yang sesuai dengan tuntutan kompetensi dasar.

Laporan yang berisi catatan tentang siswa diusahakan selengkap agar dapat memberikan informasi yang lengkap. Tetapi, membuat laporan yang lengkap setiap saat merupakan beban yang berat bagi seorang guru

.Oleh karena itu, pembuatan laporan hasil belajar harusnya dapat bersifat singkat dan mudah dipahami oleh semua pihak.

Laporan Hasil Belajar yang mudah dipahami menjadi mudah untuk mengevaluasi. Dengan evaluasi akan memberikan motivasi diri siswa, orang tua maupun sekolah. Dengan demikian, Laporan Hasil Belajar dapat memotivasi belajar siswa.