Pelita Hati Nahdlatul Ulama: Kisah KH. Asyharul Muttaqin dalam Menyulam Ilmu dan Iman.

BLITAR–Innalillahi wa Inna ilaihi raji’un. Sebuah kabar duka datang menyelimuti Blitar Raya dengan kepergian KH. Asyharul Muttaqin, sosok yang selama ini menjadi pelita hati Nahdlatul Ulama sekaligus penggerak pendidikan yang tak kenal lelah. Wakil Ketua PC NU Kabupaten Blitar ini bukan sekadar pemimpin organisasi, melainkan penenun ilmu dan iman yang menyulam masa depan generasi bangsa.

Dalam naungan Yayasan Pendidikan Islam Darul Huda Wonodadi Blitar yang dikelolanya, dari PAUD hingga Madrasah Aliyah, Ustadz Asyharul, penulis biasa memanggil, telah meletakkan fondasi kokoh bagi ribuan anak bangsa untuk tumbuh menjadi insan berakhlak dan berilmu. Dedikasi beliau sebagai pendidik dan pembina menjadi teladan yang tak akan lekang oleh waktu.

Kenangan terakhir beliau hadir di Inagurasi Pelantikan PC ISNU Kabupaten Blitar pada 29 Mei 2026, di Taman Wisata Educasi Kampung Coklat, menjadi saksi bisu perjuangan dan ukhuwah yang kokoh antar para pejuang ilmu dan agama. Kini kepergiannya meninggalkan ruang hampa, namun juga warisan amal dan semangat yang abadi.

Kami mengiringi kepergiannya dengan doa tulus agar Allah SWT menerima segala amal shalihnya, mengampuni khilaf, dan menempatkan beliau di surga nan mulia.

Semoga cahaya yang beliau pancarkan terus menerangi langkah umat dalam menapaki jalan ilmu dan iman.Selamat jalan, Ustadz, Asyharul. Engkau abadi dalam doa dan kenangan kami, pelita hati yang tak pernah padam.*Imam Kusnin Ahmad*