
Oleh : Esti Elfaizah M.Pd ( Dewan Pembina KOMPAN).

Sebuah festival permainan anak tradisional digelar pada Sabtu, 30 Juni 2026 di pelataran Candi Sanggrahan Tulungagung yang masih menjadi bagian dari rangkaian kegiatan KOMPAN Art Fest 2026.
Ketua KOMPAN sekaligus ketua kegiatan,Ainun Qoriiroh,S.Pd. menyampaikan bahwa kegiatan festival dolanan anak ini bertujuan mengenalkan kembali anak-anak generasi genzi dan alfa terhadap khasanah permainan-permainan tradisional warisan nenek moyang yang sarat akan nilai kebersamaan dan humanisme.
Lebih lanjut Ainun menyinggung bahwa berbeda dengan permainan modern berbasis on line yang cenderung individualustik dan juga “mager” nir gerak fisik tubuh dan kerjasama, permainan-permainan tradisional lebih bersifat komunal yang mengharuskan semua pemainnya bertemu secara langsung, menyusun strategi, kebersamaan dan kekompakan dalam tim.
_Direct Interaction_ ini tidak saja mengasah potensi fisik anak namun juga pengembangan sosial afeksi mereka.
Adapun jenis permainan yang disuguhkan untuk anak-anak pada hari ini diantaranya adalah: balap bakiak, yoyo, ketapel, gasing dan juga dakon.
Tampak seluruh peserta sangat ceria dan antusias memainkan permainan- permainan tersebut.
Demikian juga para orang tua nemberikan apresiasi pisitif mereka terhadap kegiatan semacam ini. Mereka menilsi bahwa pernainan-permainan tradisional ini bisa menjadi alternatif untuk mengurangi resiko dari permainan modern yang berbadis _gadget_ . Mereka juga merasa “bernostalgia” dengan pengalaman masa kecil mereka yang bisa menjadi salah satu sarana komunikasi mereka dengan anak-anak.
Pembina sekaligus pendiri Komunitas Padhang Njingglang, Anang Prasetyo berharap semoga akan semakin banyak ruang publik yang ke depannya dimanfaatkan untuk kegiatan-kegiatan kependidikan seperti ini.
Dia juga berharap semoga kerjasama yang positif antara komunitas sosial dengan pemerintah melalui kementrian kebudayaan lewat Dana,Indonesiana dan LPDB seperti ini akan terus berkembang di masa yang akan datang demi generasi Indonesia yang lebih maju dan beradab.
Semoga.
#stlf#
