Lauching Kunuzur Rahman

Kabar mengenai peluncuran kitab terbaru Kunuzur Rahman (*Kunūz al-Rahmān fī Durūs al-Qūr’ān*) memang menjadi angin segar bagi khazanah literasi Islam, khususnya di bidang tadabbur dan tafsir kontekstual.

Kitab dua jilid yang diterbitkan oleh Dar al-Nibras ini dijadwalkan resmi diluncurkan pada 24 Mei 2026 di Pondok Pesantren Darul Ulum, Jombang.

Berikut adalah profil mendalam mengenai beliau beserta daftar kitab-kitab monumental yang telah beliau susun.

Dr. KH. M. Afifuddin Dimyathi, Lc., M.A., atau yang akrab disapa Gus Awis, adalah seorang ulama muda, akademisi, dan pakar tafsir terkemuka asal Jombang, Jawa Timur.

Beliau dikenal secara luas sebagai salah satu kiai yang sangat produktif menelurkan karya-karya bermutu tinggi dalam bahasa Arab baku (*fusha*), sebuah pencapaian yang membuat karya-karyanya diakui tidak hanya di tingkat nasional tetapi juga internasional.

1. Latar Belakang dan Silsilah
Gus Awis lahir di lingkungan pesantren yang kental. Beliau merupakan putra dari KH. Dimyathi Romly dan cucu dari ulama kharismatik KH. Romly Tamim, salah satu mursyid besar Thariqah Qodiriyah wan Naqsabandiyah dan penyusun istighosah NU dari Pondok Pesantren Darul Ulum, Rejoso, Peterongan, Jombang.

Jalur nasab intelektual dan spiritual inilah yang membentuk karakter keilmuannya yang mendalam.

2. Pendidikan
Pendidikan Pesantren:
Menempuh pendidikan dasar keagamaan di PP Darul Ulum Jombang. Beliau juga dikenal memiliki daya ingat yang luar biasa, salah satunya terbukti saat menghafalkan Al-Qur’an 30 juz di bawah bimbingan KH. Mufid Mas’ud (PP Sunan Pandanaran, Yogyakarta) yang berhasil beliau selesaikan hanya dalam waktu sekitar empat bulan.

Pendidikan Tinggi:
Melanjutkan studi sarjana (S1) di Universitas Al-Azhar, Kairo, Mesir. Setelah itu, beliau menyelesaikan program Magister (S2) dan Doktor (S3) di Khartoum International Institute untuk Bahasa Arab, Sudan, dengan fokus mendalam pada linguistik dan studi Al-Qur’an.

3. Kiprah dan Pengabdian
Selain aktif mengajar dan mengasuh di Pondok Pesantren Darul Ulum Jombang, Gus Awis juga mengabdikan diri di jalur akademis struktural dan organisasi keagamaan:
Dosen dan Dewan Senat Akademik di berbagai perguruan tinggi Islam.
Dipercaya mengemban amanah sebagai salah satu Katib Syuriyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU)

Aktif menjadi narasumber dalam berbagai seminar nasional dan internasional yang mengupas metodologi tafsir, moderasi beragama, dan pengajaran bahasa Arab.

Daftar Kitab Karya KH. Afifuddin Dimyathi
Kelebihan utama dari karya-karya Gus Awis adalah ketajaman analisis, penggunaan bahasa Arab yang mengalir serta modern, serta kemampuannya mengontekstualisasikan teks klasik dengan tantangan zaman.

Berikut beberapa di antaranya:
Bidang Tafsir dan Ulumul Qur’an
Kunūz al-Rahmān fī Durūs al-Qūr’ān:
Karya terbaru beliau (2 jilid) yang berfokus pada petunjuk Al-Qur’an dan bimbingan ketuhanan untuk pembangunan manusia dan peradaban (kontekstualisasi dan tadabbur).

Hidāyat al-Qur’ān fī Tafsīr al-Qur’ān bi al-Qur’ān: Kitab tafsir lengkap 30 juz (4 jilid) yang menggunakan metode tafsir al-Qur’an bil Qur’an (menafsirkan satu ayat dengan ayat lainnya). Nama kitab ini diniatkan sebagai tabarruk (mengambil berkah) kepada sang guru tahfidz, KH. Mufid Mas’ud.

Jam’u al-Abīr fī Kutub al-Tafsīr:
Kitab ensiklopedis 2 jilid yang memetakan, mengklasifikasi, dan meresensi ratusan kitab tafsir yang ada di dunia dari berbagai era, metodologi, bahkan bahasa (Arab, Inggris, Melayu, Jawa, Turki, dll). Kitab ini menjadi rujukan utama para pengkaji studi tafsir di tingkat universitas global.

Mawārid al-Bayān fī ‘Ulūm al-Qur’ān:
Kitab yang membahas cabang-cabang ilmu Al-Qur’an secara sistematis dan aplikatif.

‘Ilm al-Tafsīr: Uṣūluhu wa Manāhijuhu:
Buku daras komprehensif yang membedah fondasi metodologi, kaidah-kaidah, dan aliran dalam penafsiran Al-Qur’an (diterbitkan juga di Kairo oleh Dar as-Salih).

Ṣafā’ al-Lisān fī I’rāb al-Qur’ān:
Kajian mendalam mengenai struktur sintaksis (*i’rab*) kalimat-kalimat di dalam Al-Qur’an untuk menyingkap rahasia maknanya.

Bidang Balaghah dan Sastra Arab
Al-Syāmil fī Balāghat al-Qur’ān:
Kitab tebal yang mengupas tuntas keindahan sastra (*balaghah*) estetika bahasa, serta aspek mukjizat linguistik yang terkandung di dalam ayat-ayat suci.

Muhāḍarāt fī ‘Ilm al-Us lūb :
Kajian mengenai stilistika (*ilm al-uslub*) dalam rumpun sastra dan bahasa Arab.

Gus Awis menjadi bukti nyata bahwa pesantren di Indonesia terus melahirkan ulama-ulama berskala internasional yang tidak hanya piawai dalam berdakwah secara lisan (orasi), tetapi juga kuat secara literasi melalui goresan pena.