
SEMARANG–Dalam acara Kursus Banser Pimpinan (Susbanpim) Angkatan VIII yang diikuti peserta dari seluruh Indonesia, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menekankan pentingnya Banser sebagai garda terdepan nasional dalam menangkal radikalisme, intoleransi, serta menjaga persatuan bangsa di tengah dinamika global yang penuh tantangan.
Kursus Banser Pimpinan (Susbanpim) Angkatan VIII yang diselenggarakan di Pusdik Binmas, Kecamatan Banyubiru, Kabupaten Semarang, menjadi forum strategis penguatan kader Banser dari seluruh penjuru Indonesia. Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi secara langsung hadir dan memberikan motivasi kepada peserta yang terdiri atas pemimpin dan kader Banser tingkat nasional.
Gubernur Ahmad Luthfi menegaskan, “Di tengah kondisi global yang tidak menentu ini, Banser berperan sebagai pendingin agar masyarakat tidak panas,” katanya.
Ia menjelaskan bahwa Banser memiliki peran vital dalam menjaga stabilitas sosial, mengantisipasi radikalisme dan intoleransi, serta membantu penanganan bencana di wilayahnya.
“Banser bukan hanya organisasi sosial biasa, tetapi garda terdepan untuk menjaga persatuan bangsa,” tuturnya.
Selain itu, Gubernur menegaskan bahwa kader Banser harus dibekali dengan karakter yang kuat dan berpegang teguh pada prinsip ahlussunah wal jamaah.
“Para kader Banser harus memiliki kedisiplinan, loyalitas, berwawasan kebangsaan, serta jiwa kepemimpinan untuk menghadapi tantangan zaman yang semakin kompleks,” lanjutnya.
Ketua Umum Pimpinan Pusat GP Ansor, Dr H.Addin Jauharudin, yang turut hadir, memberi penekanan bahwa “Tidak ada peradaban dan organisasi yang maju tanpa membangun sumber daya manusia.” Menurutnya, transformasi kaderisasi Banser adalah kunci peningkatan kualitas SDM dan kesiapan dalam menghadapi perubahan sosial yang cepat terjadi.
Addin juga menyampaikan harapannya, “Sahabat Ansor dan Banser ke depan harus berdaya guna dan bermanfaat dengan segala kemampuan yang dimiliki, untuk keluarga, masyarakat, dan daerahnya, serta mampu beradaptasi dengan perubahan lingkungan,” harapnya.
Momentum Susbanpim Angkatan VIII ini merupakan investasi penting bagi masa depan Indonesia. Gubernur Luthfi dan Ketua Umum GP Ansor menyerukan agar seluruh kader Banser “berkomitmen dengan integritas, semangat kepemimpinan yang kuat, dan sikap kebangsaan yang tinggi.” Banser diharapkan menjadi pilar utama dalam menjaga persatuan dan membangun masa depan bangsa yang berkelanjutan.
Negara mendukung penuh upaya strategis ini sebagai bagian dari perjuangan mempertahankan nilai-nilai moderasi dan toleransi demi Indonesia yang aman, damai, dan sejahtera.*Imam Kusnin Ahmad*
