RM Sajid Soemodihardjo Penasehat Istana Tercatat dalam Buku A.H. Nasution, Jejak Ndalem Pojok Kembali Menguat

KEDIRI — Menara Madinah.com. Narasi sejarah tentang Situs Persada Soekarno Ndalem Pojok kembali menemukan penguatan penting. Nama RM Sajid Soemodihardjo disebut secara langsung dalam buku monumental karya A.H. Nasution berjudul Sekitar Perang Kemerdekaan: Agresi Militer II Jilid 9.

Temuan ini menjadi perhatian para penggiat sejarah karena dinilai memperkuat posisi RM Sajid sebagai sosok penting di lingkar perjuangan Bung Karno pada masa revolusi kemerdekaan.

Dalam catatan tersebut, Nasution menuliskan peristiwa menegangkan saat Agresi Militer Belanda II pada 19 Desember 1948 di Yogyakarta. Di tengah situasi genting, Nasution menyebut sosok “Pak Sayid (Penasehat Istana)” yang keluar dari kamar Bung Karno sambil membawa surat rahasia negara untuk diselamatkan.

Kutipan itu dinilai memiliki makna historis yang sangat kuat.

“Ini bukan sekadar cerita tutur keluarga atau sejarah lisan. Ada sumber tertulis langsung dari seorang panglima besar republik yang mencatat posisi RM Said secara jelas,” ujar Binhad Nur Rohmad penelusur sejarah Bung Karno asal Jombang. Rabu (13/05/2026).

Menurut Gus Binhad penyebutan jabatan “Penasehat Istana” menunjukkan bahwa RM Sajid memiliki posisi strategis dan tingkat kepercayaan tinggi di lingkungan Bung Karno pada masa perjuangan.

“Fakta bahwa beliau berada di ruang privat Bung Karno pada detik-detik paling genting menunjukkan kedekatan dan amanah besar yang diembannya,” tambahnya.

Temuan tersebut pertama kali kembali diangkat oleh penggiat sejarah asal Jombang, Gus Binhad Nur Rohmat. Riset itu dinilai menjadi kontribusi penting dalam membuka kembali lembar sejarah lokal yang selama ini kurang mendapat perhatian.

“Kami memberikan penghormatan setinggi-tingginya kepada Gus Binhad atas ketelitian risetnya. Temuan ini adalah penemuan yang sangat berharga bagi sejarah bangsa,” tegas Kushartono Ketua Harian Situs Persada Soekarno.

Munculnya data tertulis dari buku Nasution itu sekaligus memperkuat posisi Situs Persada Soekarno Ndalem Pojok bukan hanya sebagai tempat masa kecil Bung Karno, tetapi juga sebagai bagian penting dari mata rantai perjuangan kemerdekaan Indonesia.

Bagi para penggiat sejarah, temuan ini menjadi momentum penting untuk meluruskan sekaligus memperkaya khazanah sejarah nasional agar generasi muda semakin memahami akar perjuangan bangsa.* Surya