Wawancara Pemred menaramadinah.com dengan KA Agustinus Penghayat Spitual Budaya Nusantara

KA Agustinus yang dikenal dengan Gus Tri Berkesempatan wawancara dengan Pemred menaramadinah.com KRT. Husnu Mufid. M.PdI. apa yang dibicarakan. Berikut ini ;

Bagaimana kesan spiritual ketika berkunjung di Makam Gus Dur.?

Jalawab Gus Tri ;

Kunjungan spiritual ke Makam Gus Dur adalah kunjungan pertama dari dari rentetan napak tilas selama ini. Dan pondok Tebu ireng ini pun merupakan bentuk peringatan bahwa dalam menjaga hidup ini kita senantiasa mengisi dan menjaga bagi kebaikan bersama.

Apa yang diketahui Sosok Gus Dur ?

Jawab Gus Tri :

Gus Dur adalah merupakan simbol bahwa dalam hidup ini kita mesti menjaga tuntunan suara hati, tuntuna semesta seraya menjaga agar hidup ini mengutamakan jalani lelaku hidup jujur, rasa syukur, bekerja lebih tekun sesuai arahan dari gusti.

Bagaimana pengunjungnya ?

Jawab Gus Tri :

Saya melihat bahwa segenap pengunjung yg hadir telah memiliki kerinduan untuk penuhi apapun yg menjadi ketentuan gusti , alam semesta serta memetik banyak mutiara mutiara manikam yg telah Ia sediakan untuk kita.

Apa yang diturunkan Gus Dur ?

Jawab Gus Tri ;

Gus Dur adalah telah menorehkan sejarah ini bahwa hidup yg utama adalah menjaga alam semesta, merawat mutiara mutiara serta memberi keteladanan sebagai pemimpin negara dan masyarakat agar senantiasa menjaga keseimbangan.. Dia adalah good father.

Apa reaksi tubuh saat mandi di Jolotundo ?

Jawab Gus Tri :

Kehidupan ini adalah merupakan anugerah dari Sang Hyang Wenang sekaligus bentuk peringatan bahwa siapapun kita hidup kita ibarat mampir ngombe, sehingga segala makhluk di bumi ini mesti mengikuti apa yg menjadi ketentuan gusti, jiwa dan raga kita mesti kita rawat dan jaga yg pada saatnya nanti tentunya kita boleh diijinkan pulang ke alam kelanggengan tanpa ada ganjalan suatu apapun.

Apa yang diketahui Pemandian Tirta Wening ?

Jawab Gus Tri :

Pemandian tirta wening merupakan prosesi pembersihan diri yg tentunya seijin dari gusti, poro danyang poro leluhur serta nenek moyang yg lebih dulu ada di alam semesta ini, karena melalui alam semesta pula banyak pelajaran yg didapat dan bagaimana kita ngonceki/ instropeksi mawas diri dalam menuntun langkah dari tangga ke tangga.

Apa perlu penghormatan ?

Jawab Gus Tri ;

Kita mesti menghormatinya seraya senantiasa membangun sinesgi dg gusti sang Hyang Wenang, yg juga menjaga dan melestarikan apapun yg ada di bumi yg gusti titipkan pada kita.

Dan tentunya apa ?

Jawab Gus Tri :

Melalui prosesi ini tubuh yg adalah wadah alami sukacita karena senantiasa dijaga dan dirawat sebagaimana mestinya.