Iftar Ramadhan Mahasiswa IAI Al-Khoziny Sidoarjo Gelar Santunan Puluhan Anak Yatim

Sidoarjo-menaramadinah.com-Aliansi Himpunan Mahasiswa (HIMA) yang diakomodasi oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Institut Agama Islam (IAI) Al-Khoziny Buduran, Sidoarjo menggelar kegiatan buka puasa bersama sekaligus santunan bagi anak yatim, piatu, dan dhuafa. Kegiatan tersebut berlangsung di Kampus 2 IAI Al-Khoziny Buduran pada Sabtu (07/03/2026) sore dan diikuti puluhan peserta dari berbagai kalangan.

Kegiatan sosial ini digelar sebagai wujud kepedulian mahasiswa terhadap masyarakat yang membutuhkan, khususnya anak-anak yatim, piatu, dan dhuafa di sekitar wilayah Sidoarjo. Momentum bulan suci Ramadhan dimanfaatkan oleh para mahasiswa untuk berbagi kebahagiaan sekaligus mempererat hubungan antara kampus dan masyarakat.

Kepala Divisi BEM IAI Al-Khoziny, Rendra Oky Ardiansyah menjelaskan bahwa kegiatan santunan ini merupakan inisiatif mahasiswa yang ingin menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat. Menurutnya, mahasiswa tidak hanya memiliki tanggung jawab akademik, tetapi juga tanggung jawab sosial.

“Semoga dengan diadakannya acara santunan anak yatim-piatu ini bisa meringankan beban mereka. Selain itu juga untuk menumbuhkan rasa kepedulian sosial serta memberikan semangat kepada anak-anak yatim, piatu, dan dhuafa,” ujarnya kepada NU Delta.

Ia menambahkan, dalam kegiatan tersebut panitia memberikan santunan kepada sebanyak 41 anak yatim, piatu, dan dhuafa yang terdiri dari anak-anak laki-laki maupun perempuan. Selain menerima santunan, mereka juga mengikuti rangkaian kegiatan kebersamaan hingga buka puasa

Selain menerima santunan, mereka juga mengikuti rangkaian kegiatan kebersamaan hingga buka puasa bersama.”

Alhamdulillah, kegiatan santunan sore ini dihadiri oleh dosen, mahasiswa, orang tua, serta anak-anak yatim, piatu, dan dhuafa. KH Abdul Rouf juga turut hadir memberikan doa dan dukungan dalam kegiatan ini,” ungkapnya.

Sementara itu, dosen IAI Al-Khoziny, Paramita Qurrota Ayyun berharap kegiatan tersebut tidak hanya menjadi agenda seremonial semata, tetapi juga menjadi media kolaborasi antara kampus dan masyarakat.
“Semoga kegiatan ini dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di Kabupaten Sidoarjo dan menjadi wadah kolaborasi untuk menciptakan dampak yang lebih luas. Kami juga berharap kegiatan ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sehingga manfaatnya bisa dirasakan oleh lebih banyak pihak,” tuturnya. Husnu Mufid