
Prof. Mahmud Mustain
(Teknik Kelautan ITS, Waketum PP Serikat Nelayan NU)
Betapa sayangnya Rasulullah SAW kepada umatnya. Ada riwayat sholat tarowih yang sungguh memberikan cerminan kasih sayang Nabi Muhammad SAW. Riwayat tersebut tertera dalam HR. Bukhari (No. 2010)
عَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ صَلَّى فِي الْمَسْجِدِ ذَاتَ لَيْلَةٍ فَصَلَّى بِصَلَاتِهِ نَاسٌ ثُمَّ صَلَّى مِنْ الْقَابِلَةِ فَكَثُرَ النَّاسُ ثُمَّ اجْتَمَعُوا مِنْ اللَّيْلَةِ الثَّالِثَةِ أَوْ الرَّابِعَةِ فَلَمْ يَخْرُجْ إِلَيْهِمْ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَلَمَّا أَصْبَحَ قَالَ قَدْ رَأَيْتُ الَّذِي صَنَعْتُمْ وَلَمْ يَمْنَعْنِي مِنْ الْخُرُوجِ إِلَيْكُمْ إِلَّا أَنِّي خَشِيتُ أَنْ تُفْرَضَ عَلَيْكُمْ قَالَ وَكَانَ ذَلِكَ فِي رَمَضَانَ
Artinya: Dari ‘Aishah RA, bahwa Rasulullah SAW shalat di masjid pada malam hari, lalu orang-orang mengikuti shalat beliau. Kemudian beliau shalat lagi pada malam berikutnya, dan orang-orang semakin banyak. Kemudian mereka berkumpul pada malam ketiga atau keempat, namun Rasulullah SAW tidak keluar untuk shalat bersama mereka. Pada pagi harinya, beliau bersabda: “Aku melihat apa yang kalian lakukan, dan tidak ada yang menghalangiku untuk keluar kepada kalian (shalat bersama) kecuali aku khawatir shalat ini diwajibkan atas kalian.” (Bukhari, No. 2010)
Penjelasan:
Hadis ini menjelaskan bahwa Rasulullah SAW memulai shalat tarawih di masjid pada bulan Ramadan, dan orang-orang mengikuti shalat beliau. Namun, beliau tidak ingin shalat ini menjadi kewajiban, sehingga beliau tidak keluar untuk shalat bersama mereka pada malam berikutnya. Hadits ini menunjukkan bahwa shalat tarawih adalah sunnah muakkadah (sunnah yang sangat dianjurkan) dan sangat dianjurkan untuk dilakukan secara berjamaah di masjid (Meta AI, 2026).
Allah SWT memberikan keistimewaan bulan Romadlon tidak gratis kepada semua orang. Akan tetapi diberikan kepada orang-orang yang mau memperoleh. Selain puasa yang menjadi bekal pokok bagi orang yang mau mendapatkan keistimewaan romadlon, maka ada bekal tambahan yang sifatnya pilihan. Bekal tambahan tersebut adalah sholat taroweh, yang juga menjadi tanda khas hanya dilakukan di bulan romadlon secara jama’ah.
Sungguh sangat merugi apabila diantara kita ada yang tidak melakukan sholat tarowih. Ibarat beasiswa difasilitaskan kepada mahasiswa yang berkriteria bisa memperoleh tetapi tidak mau ambil. Apabila kita mampu melakukan sholat tarowih maka berarti sudah mau mengambil dan insyaAllah bisa memperoleh keistimewaan yang dijanjikan, yakni karunia ampunan dan kebebasan dari api neraka.
Sisi lain sholat terawih adalah juga menjadi amalan yang meningkatkan semarak syariat Islam. Sholat terawih juga memberikan pelajaran tentang sholat malam yang akan bisa diistiqomahkan juga di malam-malam selain bulan Romadlon. Semoga bisa demikian aamiinn.
Semoga manfaat barokah selamat dunia sampai akhirat aamiin.
Mekkah,
10 Romadlon 1447
atau
28 Februari 2026
m.mustain
