Komitmen Bertahap Perbaiki Jalan Rusak, Pemkab Blitar Juga Fokus pada Peningkatan Kualitas SDM dan Digitalisasi.

BLITAR – Pembangunan infrastruktur jalan menjadi prioritas utama pemerintahan pasangan Rijanto-Beky Herdihansah di Kabupaten Blitar, sebagai fondasi utama untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

Dalam refleksi satu tahun pemerintahan yang diselenggarakan pada Jumat (20/2/2026) di Pendopo Sasana Adi Praja Kabupaten Blitar, Wakil Bupati Beky Herdihansah secara resmi menyampaikan komitmen untuk memperbaiki jalan rusak secara bertahap, mengakui keterbatasan anggaran namun menegaskan bahwa upaya yang telah dilakukan telah memberikan manfaat langsung bagi jutaan warga di berbagai kecamatan.

*Perbaikan Jalan Dilakukan Secara Bertahap*

Walaupun pembangunan dilakukan secara bertahap sesuai dengan alokasi anggaran yang tersedia setiap tahun, Wabup Beky menyatakan bahwa capaian yang telah diraih memberikan dampak nyata bagi aktivitas masyarakat sehari-hari.

“Alhamdulillah masyarakat sudah mulai merasakan jalan yang lebih mulus, terutama di wilayah pusat dan beberapa kecamatan besar yang menjadi jalur utama perdagangan dan mobilitas masyarakat,” ujarnya saat ditemui usai acara refleksi.

Sebanyak puluhan kilometer jalan telah diperbaiki sejak awal pemerintahan, meliputi ruas jalan antar kecamatan dan jalan desa yang menjadi akses penting bagi petani untuk mengangkut hasil panen. Meski demikian, ia mengakui masih ada sejumlah jalan di wilayah pinggiran dan daerah terpencil yang belum tersentuh pembangunan, terutama di bagian utara dan selatan Kabupaten Blitar yang memiliki topografi yang lebih kompleks.

Pemkab Blitar berkomitmen untuk menangani seluruh ruas jalan rusak dalam waktu dekat dan meminta dukungan doa serta kerja sama dari masyarakat agar pemerataan pembangunan dapat terwujud di seluruh wilayah tanpa terkecuali.

*Sektor Pendidikan, Kesehatan, dan Digitalisasi Jadi Prioritas*

Selain infrastruktur jalan, sektor pendidikan dan kesehatan juga menjadi skala prioritas utama yang tidak dapat ditinggalkan. Pemerintah kabupaten terus meningkatkan kualitas layanan di kedua sektor ini, mulai dari renovasi fasilitas hingga peningkatan kapasitas sumber daya manusia tenaga kesehatan dan pendidik.

Salah satu program unggulan yang terus dijalankan dan mendapatkan respon positif dari masyarakat adalah 1 Desa 1 Sarjana, yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Blitar dengan mendukung akses pendidikan tinggi bagi anak-anak desa yang berprestasi.

Di bidang digitalisasi, sebagai bagian dari upaya menjawab tantangan era industri 4.0, Pemkab Blitar telah membangun sebanyak 351 titik akses internet yang tersebar di seluruh kecamatan. Pemerintah berencana akan terus menambah jaringan di wilayah yang belum terjangkau, khususnya di desa-desa terpencil.

Langkah strategis ini diharapkan tidak hanya mendukung proses pembelajaran di sekolah dan pelayanan publik yang lebih cepat serta transparan, namun juga menjadi katalisator untuk pertumbuhan ekonomi berbasis digital seperti usaha mikro kecil menengah (UMKM) yang dapat memasarkan produknya secara luas melalui platform daring.

*Pengembangan Atlet Bela Diri Targetkan Tingkat Internasional*

Pada sektor olahraga, Pemkab Blitar menaruh perhatian besar pada pengembangan atlet daerah, khususnya cabang olahraga bela diri yang telah menunjukkan potensi luar biasa dalam beberapa tahun terakhir. Berbagai prestasi telah diraih oleh atlet Blitar di tingkat provinsi dan nasional, sehingga pemerintah berencana mendatangkan pelatih profesional dari Thailand untuk meningkatkan kualitas atlet Muay Thai, dengan target agar mereka mampu bersaing hingga tingkat Asia dan internasional.

“Potensi petarung kita sangat besar dan ini harus kita dorong dengan program yang terarah, mulai dari pembinaan dini hingga penyediaan fasilitas latihan yang memadai,” ungkap Wabup Beky, yang berharap nama Blitar dapat dikenal luas melalui prestasi gemilang atletnya dan menjadi pusat pengembangan olahraga bela diri di Jawa Timur.

*Harapan dan Inovasi untuk Masa Depan*

Program pembangunan jangka menengah Kabupaten Blitar yang telah dirancang secara matang akan terus diperbaiki dan dijalankan hingga tahun 2027, dengan tujuan utama mewujudkan Kabupaten Blitar yang maju, merata, dan berdaya saing di berbagai sektor.

Di masa mendatang, diharapkan pembangunan dapat dipercepat melalui kolaborasi strategis dengan berbagai pihak termasuk pemerintah pusat, badan usaha milik negara (BUMN), serta sektor swasta.

Pemanfaatan teknologi inovatif juga akan terus dioptimalkan untuk menghemat anggaran dan meningkatkan efisiensi pelaksanaan proyek. Semangat kerja sama yang erat antar elemen masyarakat dan pemerintah diharapkan dapat menjadi dasar yang kokoh untuk mewujudkan semua program pembangunan, serta membawa perubahan positif yang lebih luas bagi seluruh warga Blitar menuju masa depan yang lebih baik.*Imam Kusnin Ahmad*