
KEDIRI – Laga kandang Persik Kediri sukses raih tiga poin penting setelah mengalahkan Dewa United FC dengan skor 2-1 dalam pertandingan pekan ke-20 Super League musim 2025/2026 yang digelar di Stadion Brawijaya pada Sabtu (7/2/2026).
Kemenangan ini membawa Macan Putih melompati lawannya ke posisi sepuluh klasemen sementara, sekaligus mengakhiri tren negatif mereka dalam laga terakhir.
*Pencetak Gol dan Momen Kunci*
Pertandingan baru berjalan 4 menit, Ernesto Gomez membuka skor untuk Persik setelah menerima umpan matang dari Adrian Luna.
Pada menit ke-32, Jon Toral menambah keunggulan menjadi 2-0 dengan assist dari Gomez. Dewa United baru mampu membalas pada menit ke-58 melalui pemain pengganti Vico, yang menyambut umpan Alex Ferreira, namun tidak mampu menyamakan skor hingga akhir.
*Jalannya Pertandingan Babak Pertama*
Sejak kick-off pukul 15.30 WIB, Persik langsung mengambil inisiatif dengan formasi 4-3-3 yang efektif. Trio gelandang Imanol Garcia, Jon Toral, dan Adrian Luna mendominasi permainan, sementara high pressing yang diterapkan membuat Dewa United kesulitan membangun serangan dari bawah. Egy Maulana Vikri dan rekanannya tampak tertekan, dan tidak ada satu pun tembakan tepat sasaran yang dibuat oleh tim tamu di babak ini.
*Jalannya Pertandingan Babak Kedua*
Pelatih Dewa United Jan Olde Riekerink melakukan tiga pergantian di awal babak kedua, antara lain memasukan Egy Vikri dan Noah Sadaoui. Perubahan ini meningkatkan intensitas serangan Tangsel Warrior, yang mulai mendominasi penguasaan bola.
Setelah masuk pada menit ke-53, Vico langsung memberikan dampak dengan gol pada menit ke-58. Persik merespons dengan memperkuat pertahanan dengan masuknya Chechu Meneses, membuat Dewa United kesulitan menembus hingga peluit panjang berbunyi.
*Statistik Pertandingan dan Analisis Data*
Persik menguasai bola 54% vs 46% Dewa United. Meskipun jumlah tembakan Persik hanya 7 (4 tepat sasaran), efektivitas mereka mencapai 50% dengan mengubah setengahnya menjadi gol. Sebaliknya, Dewa United hanya mencatat 3 tembakan dengan satu gol yang dicetak Vico, tanpa ada tembakan tepat sasaran di babak pertama. Persik juga unggul dengan 4 tendangan sudut, sementara Dewa United tidak mendapatkan satu pun di babak pertama.
*Susunan Pemain dan Pergantian Taktikal*
Kedua tim menggunakan formasi 4-3-3 dengan pendekatan berbeda:
Persik Kediri: Kiper Leonardo Navacchio; Bek Kiko, Muhamad Firly, Hamra Hehanusa, Rendy Sanjaya (46’ Henhen Herdiana); Gelandang Imanol Garcia, Jon Toral (61’ Chechu Meneses), Adrian Luna (83’ Adi Eko Jayanto); Penyerang Ernesto Gomez (83’ M. Supriadi), Jose Enrique (90+4’ Rodrigo Dias), Ezra Walian. Pergantian bersifat reaktif untuk mempertahankan keunggulan.
Dewa United FC: Kiper Sonny Stevens; Bek Johnathan, Wahyu Prasetyo (53’ Vico), Brian Fatari, Edo Febriansyah (53’ Altariq Ballah); Gelandang Theofillo Numberi (46’ Noah Sadaoui), Alexis Messidoro, Ricky Kambuaya; Penyerang Taisei Marukawa, Alex Ferreira, Kafiatur Rizky (46’ Egy Vikri).
Pergantian agresif untuk meningkatkan daya serang berhasil menghasilkan gol namun tidak cukup untuk menyamai skor.
*Analisis Performa Pemain Kunci*
– Ernesto Gomez (Persik): Layak jadi Man of the Match dengan kontribusi 1 gol dan 1 assist. Kecepatannya di sayap kanan menjadi ancaman utama bagi Dewa United.
– Jon Toral (Persik): Menunjukkan kelas dengan gol yang bersih dan visi bermain yang baik dalam mengatur tempo permainan.
– Alexis Messidoro (Dewa United): Berusaha menjadi pusat permainan, meskipun penjagaan ketat dari Imanol Garcia membuatnya kurang efektif.
– Vico (Dewa United): Super sub yang memberikan dampak instan dengan golnya setelah hanya bermain beberapa menit.
*Dampak Hasil pada Klasemen Super League*
Persik Kediri kini berada di peringkat ke-10 dengan 25 poin (7 kemenangan, 4 imbang, 9 kekalahan, selisih gol -9). Dewa United turun ke peringkat 11 dengan 24 poin (7 kemenangan, 3 imbang, 10 kekalahan, selisih gol -3). Persaingan di papan tengah sangat ketat, dengan jarak poin antara peringkat 8 hingga 12 sangat tipis.
Setelah laga ini, kedua tim harus segera mempersiapkan laga pekan ke-21. Persik akan menjalani laga tandang dan perlu menjaga konsistensi untuk meraih poin lebih banyak. Sementara itu, Dewa United harus mengevaluasi tumpulnya lini depan dan lambatnya start permainan di babak pertama agar bisa kembali ke jalur kemenangan.
Laga ini membuktikan bahwa tidak ada tim yang bisa dianggap remeh di Super League 2026. Semoga kedua tim bisa belajar dari hasil ini dan memberikan pertunjukan yang lebih baik di laga-laga mendatang, demi kemajuan sepak bola Indonesia yang terus berkembang.*Imam Kusnin Ahmad*
