
By. Diar Mandala
Banten,
Dengan nama Allah yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang, kami sajikan tulisan ini sebagai upaya untuk membuka tabir tentang nasab Ba’alwi.
Dunia Islam digerakkan oleh dua ulama muda kharismatik dari Banten, Kiai Imaduddin Utsman Albantani dan Gus Aziz Jazuli, yang membongkar nasab Ba’alwi. Buku karya Gus Aziz Jazuli, yang dibahas oleh Kiai Imad, menjadi referensi penting bagi masyarakat untuk memahami kebenaran tentang khurofat dan nasab Ba’alwi.
Kiai Imaduddin Utsman Albantani, seorang ulama dan penulis, telah menulis buku tentang nasab Ba’alwi yang palsu. Buku ini menjadi perbincangan hangat di kalangan masyarakat, terutama setelah Gus Aziz Jazuli, seorang kiai muda, membahasnya dalam ceramahnya. Gus Aziz Jazuli menjelaskan bahwa cerita tentang Ahmad bin Isa berhijrah ke Yaman hanyalah cerita khurafat yang diciptakan oleh Ba’alwi di abad ke-9 H untuk melegitimasi nasab mereka.
Profil Kiai Imaduddin Utsman Albantani dan Gus Aziz Jazuli
– Kiai Imaduddin Utsman Albantani: Lahir di Cempaka-Kresek, Kabupaten Tangerang, pada 15 Agustus 1976. Seorang ulama, pendidik, dan penulis yang dikenal karena penelitiannya tentang nasab Ba’alwi.
– Gus Aziz Jazuli: Seorang kiai muda asal Banten, alumni Fakultas Syariah Universitas Al Ahgaff Yaman, dan pengasuh Pondok Pesantren TQN Al Mubarok Cinangka, Serang, Banten.
Kebenaran nasab Ba’alwi adalah isu yang sangat penting dalam konteks politik dan agama. Masyarakat harus melek politik dan agama untuk memahami kebenaran dan tidak terpedaya oleh informasi yang tidak akurat. Buku Gus Aziz Jazuli dan Kiai Imaduddin Utsman Albantani menjadi referensi penting bagi masyarakat untuk memahami kebenaran tentang khurofat dan nasab Ba’alwi.
Pesan untuk Masyarakat
Mari kita sama-sama mencari kebenaran dan memahami sejarah dengan lebih baik. Jangan ragu untuk bertanya dan mencari informasi yang akurat. Semoga kita semua dapat menjadi bagian dari upaya memperbaiki umat dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya kebenaran.
Ditemui di Acara PWI LS di Cinangka, Serang
Diar Mandala berkesempatan menemui Kiai Imaduddin Utsman Albantani dan Gus Aziz Jazuli di acara PWI LS di Cinangka, Serang. Keduanya menjelaskan bahwa mereka telah melakukan penelitian mendalam tentang nasab Ba’alwi dan menemukan bahwa nasab tersebut tidak memiliki dasar historis yang kuat. “Kami ingin membuka tabir kepalsuan ini agar masyarakat dapat memahami kebenaran tentang nasab Ba’alwi,” kata Kiai Imaduddin Utsman Albantani.
“Semoga Allah memberikan kita kekuatan dan keberanian untuk mencari kebenaran dan memperjuangkannya,” kata Kiai Imaduddin Utsman Albantani. “Amin,” sambung Gus Aziz Jazuli. “Kita harus selalu waspada terhadap informasi yang tidak akurat dan tidak benar. Mari kita sama-sama mencari kebenaran dan memperjuangkan keadilan,” tambah Kiai Imaduddin Utsman Albantani. “Insya Allah, kita akan mendapatkan kebenaran dan keberkahan,” tutup Gus Aziz Jazuli.
#UlamaMudaBanten
#SdiarM 🇮🇩
