Armuji Menyatakan Hentikan Narasi Kesukuan

SURABAYA – Wakil Wali Kota Surabaya Armuji alias Cak Ji mengajak masyarakat menghentikan pembangunan narasi negatif berbasis kesukuan menyusul tercapainya kesepakatan damai dengan organisasi kemasyarakatan (ormas) Madura Asli Sedarah (Madas).

Kesepakatan damai tersebut dicapai dalam forum mediasi yang digelar di Kampus Universitas Dr. Soetomo (Unitomo), Jalan Semolowaru, Surabaya, Selasa (6/1).

Sebagai tindak lanjut hasil mediasi, Madas menyatakan komitmennya untuk mencabut laporan polisi terkait dugaan pelanggaran Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) yang sebelumnya dilayangkan ke Mapolda Jawa Timur.

Di sisi lain, Cak Ji secara terbuka menyampaikan permohonan maaf dan mengakui adanya kekhilafan dalam pemilihan kata pada konten media sosialnya saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) terkait pengusiran dan sengketa lahan yang melibatkan Nenek Elina Widjajanti (80).

Pernyataan Cak Ji dalam konten tersebut sebelumnya dinilai menyinggung sentimen kesukuan serta menyudutkan ormas Madas, sehingga memicu kegaduhan di tengah masyarakat dan berujung pada pelaporan ke kepolisian.

Namun, melalui momentum perdamaian ini, Cak Ji justru mengajak warga Kota Pahlawan untuk memperkuat kerukunan, baik antarumat beragama maupun antarsuku.

“Jadi, janganlah kita mempunyai framing yang berkaitan dengan agama, kesukuan, ras, atau kerukunan yang lain. Surabaya ini kota yang heterogen dan terbuka,” ucap Cak Ji seusai forum mediasi di Kampus Unitomo Surabaya.

Pesan tersebut juga dibarengi ajakan kepada seluruh elemen masyarakat agar terus menjaga kebersamaan dan kondusivitas kota.

“Marilah kita berangkulan, bersama-sama menjaga Surabaya,” tuturnya.

Meski telah tercapai kesepakatan damai, Cak Ji menegaskan hal ini tidak berarti menoleransi aksi premanisme di Surabaya. la menekankan bahwa Pemerintah Kota Surabaya telah membentuk Satgas Anti Premanisme sebagai saluran resmi bagi masyarakat untuk melaporkan tindakan yang meresahkan.

“Semua ormas tetap harus bersinergi. Kalau ada dugaan premanisme, sudah ada Satgas Anti-Premanisme,” pungkasnya.

#armuji #surabaya #madas #madura #berita
Bagaimana menurut kalian silahkan bebas berkomentar