Kadek Agung Bawa Bali United Libas Arema FC 1-0, Serdadu Tridatu Naik di Klasemen.

GIANYAR – Bali United sukses meraih kemenangan tipis 1-0 atas Arema FC dalam laga pekan ke-16 BRI Super League 2025-2026 yang digelar di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Minggu (4/1/2026).

Gol tunggal Kadek Agung pada menit ke-49 menjadi satu-satunya pembeda, membuat Serdadu Tridatu sementara menempati peringkat kedelapan dengan 24 poin, sedangkan Arema FC tertahan di posisi ke-11 dengan 18 poin.

*Pertandingan Sengit: Arema Awalnya Dominan, Bali United Balik Menguasai*

Arema FC langsung menunjukkan intensitas tinggi sejak awal, berusaha mencari gol cepat di laga tandang. Dalam lima menit pertama, Singo Edan berhasil mendapatkan dua peluang berharga namun tak mampu menjadikannya gol. Bali United kemudian memberikan respons di menit ketujuh melalui serangan Rahmat Arjuna, yang mengirim umpan tarik ke Boris Kopitovic namun gagal disambar dengan sempurna.

Perlahan tapi pasti, tim asuhan Jan Jansen mulai mengambil alih dominasi permainan. Jordy Bruijn mendapat kesempatan di menit ke-19 dengan tembakan dari depan kotak penalti, namun bola melambung di atas gawang.

Di menit ke-33, Mirza Mustafic juga mencoba kekuatan dari tendangan bebas, tapi hasilnya sama saja melambung tipis. Kelemahan penyelesaian akhir menjadi masalah bagi kedua tim, membuat skor 0-0 bertahan hingga jeda babak pertama.

Di babak kedua, Bali United segera memecah kebuntuan. Umpan presisi dari Thijmen Goppel dari sisi kiri disambut dengan tandukan terarah Kadek Agung ke pojok kiri gawang yang tak terjangkau kiper Lucas Frigeri. Skor 1-0 untuk tuan rumah tercatat di menit ke-49.

Lima menit kemudian, Mirza Mustafic hampir menggandakan keunggulan setelah menyusuri sisi kiri dan mengirim umpan tarik ke Boris Kopitovic, namun bola lebih cepat dipatahkan Julian Guevara.

Arema FC berusaha bangkit dengan meningkatkan serangan, namun lini pertahanan Bali United tetap kokoh. Rizky Dwi bahkan punya kesempatan menambah skor di menit ke-62 melalui tendangan bebas, tapi berhasil ditepis oleh Frigeri dengan refleks cepat.

Arema FC mendapatkan peluang terbaiknya di menit ke-74 melalui sepakan Dwiki Mardiyanto yang melebar tipis, sementara Mustafic juga punya kesempatan di menit ke-76 namun hasilnya sama saja melebar. Tidak ada tambahan gol hingga peluit panjang dibunyikan, membuat kemenangan tetap berada di tangan Bali United.

Atas kemenangan timnnya,Pelatih Bali United, Jan Jansen, menyampaikan rasa bangga dengan hasil yang diraih timnya: “Kami tahu laga ini tidak akan mudah, Arema datang dengan semangat tinggi untuk mengambil poin. Meskipun awalnya sedikit tertekan, kami berhasil menyesuaikan permainan dan menguasai alur pertandingan. Gol Kadek Agung adalah hasil kerja keras seluruh tim, dan saya puas dengan bagaimana kami menjaga keunggulan hingga akhir.”

Sementara itu, pelatih Arema FC, Marcos Santos, mengakui kekalahan namun tetap melihat sisi positif: “Kami punya peluang di awal laga tapi tidak bisa menyelesaikannya. Bali United bermain dengan baik dan memanfaatkan kesempatan mereka dengan tepat. Kelemahan di akhir penyelesaian adalah hal yang harus kami perbaiki segera, tapi saya yakin tim bisa bangkit di laga selanjutnya.”

*Evaluasi Permainan*

Permainan Bali United menunjukkan kemajuan dalam hal organisasi permainan dan kemampuan untuk mengubah dominasi menjadi gol. Meskipun masih ada ruang perbaikan di bagian penyelesaian akhir, kemenangan ini menjadi momentum positif untuk meningkatkan peringkat klasemen di babak selanjutnya. Tim berkomitmen untuk tetap konsisten dan memaksimalkan setiap peluang yang ada.

Bagi Arema FC, kekalahan ini menjadi pelajaran penting untuk memperbaiki efisiensi serangan dan koordinasi antar pemain di zona akhir. Meskipun hasilnya tidak sesuai harapan, semangat juang yang ditunjukkan pemain tetap tinggi, dan tim akan fokus untuk melakukan perbaikan agar bisa meraih hasil lebih baik di laga-laga mendatang.

Susunan Pemain:

Bali United: Mike Hauptmeijer (PG); Joao Ferrari, Kadek Arel, Rizky Dwi, Thijmen Goppel; Tim Receveur, Kadek Agung; Mirza Mustafic (Maouri Simon 87′), Jordy Bruijn, Rahmat Arjuna; Boris Kopitovic.
Pelatih: Jan Jansen.

Arema FC: Lucas Frigeri (PG); Luiz Gustavo, Rifad Marasabessy (Bayu Setiawan 64′), Julian Guevara, Betinho; Matheus Blade, Arkhan Fikri, Iksan Lestaluhu; Ian Puleio, Valdeci (Samuel Balinsa 46′), Dedik Setiawan (Dwiki Mardiyanto 64′).

Pelatih: Marcos Santos
*Imam Kusnin Ahmad*