
Nganjuk.menaramadinah.com.Cikal bakal Desa Lengkong ,Kecamatan Lengkong,Kabupaten Nganjuk bermula dari Situs Sumur Kawak yang berlokasi di belakang kantor Kecamatan Lengkong.
Konon,sebelum seorang senopati Mataram Islam bernama Ki Sopati masuk Hutan Lengkong karena ingin menyelamatkan diri dari kejaran tentara Belanda,di wilayah ini telah eksis pemukiman Kabudhan atau era Hindu-Budha dengan sesepuhnya bernama Eyang Budho.
Dalam proses pelarian yang dramatis itu,Ki Sopati bersembunyi di sebuah sumur kawak(kawak,diambil dari istilah Jawa yang artinya lama,tua,red) yang aliran airnya melengkung.Keanehan terjadi saat pengejaran,di sumur yang tampak hanya ikan lele dan air.Ki Sopati sang senopati yang rupawan terselamatkan dari kejaran musuh.
Hal ini sebagaimana diceritakan Solikhin juru kunci generasi ke-4 Situs Sumur Kawak pada Arya Ujang Wilwatikta dari Tim Penelusur Pemerhati Sejarah dan Budaya Nganjuk ,Jum’at(14/11/2025).
Di samping Situs Sumur Kawak terdapat arca ganesha yang menurut Arya Ujang Wilwatikta tingginya berukuran 50 cm.Untuk Situs Sumur Kawak terbuat dari batu bata kuno.
“Lokasinya sangat strategis,berdekatan dengan Sungai Widas.Jika ditarik dengan lokasi situs lainnya di wilayah Nganjuk bagian utara,Situs Sumur Kawak dekat dengan Prasasti Bangle dan Sumberagung di Gondang,”pungkasnya.
*Foto:Arca ganesha di Situs Sumur Kawak.
#BroJ#
