DPD PWI LS Surabaya Baca Ratib Ar Rifai, Tahlil, Diskusi Hadis, Pembentukan Panitia Pelantikan di Langgar KH. Hasan Gipo Surabaya

Surabaya-menaramadinah.com-DPD PWI LS Kota Surabaya menggelar acara  Majlis Dzikir & Majelis Ta’lim di Langgar Gipo Ampel Surabaya pada Jumat, 26 September 2025 tadi malam 20.00 -23.00 wib

Acara tersebut di pimpin oleh KH. R Ismail dan Kiai Abdullah Faqih dengan membaca Ratib Rifai dan Tahlil. Diikuti para pengurus DPD PWI LS Surabaya.

Selama membaca Ratib Rifai dan tahlil dalam suasana penuh khidmat. Benar benar meresapi. Sehingga bikin jiwa menjadi tenang dan bahagia.

Usai acara membaca Rayib Ar Rifai dan Tahlil. Dilakukan pembahasan persiapan Pelantikan PWI LS Surabaya dengan kesepakatan KH. Abdul Muin sebagai Ketua panitia. Sekretaris Kiai Joko dan Bendahara Kiai Ali. Sedangkan tempatnya di Asrama Haji Sukolilo Surabaya.

Dilanjut dengan  makan bersama nasi bebek goreng dan diskusi  tentang hadis dan definisi zaman hasilnya.

Diskusi ini cukup menarik karena ada perdebatan antara Kiai Ahmad dan Kiai Husnu Mufid soal hadis yang memerintahkan belajar ke negeri Cina.

Kia Ahmad atau Kiai Mat menyatakan hadis itu shoheh. Sedangkan Kiai Husnu Mufid menyatakan hadis palsu.  Dengan dasar pertama.  tidak ada kata dalam Al quran menyebut Syin atau Cina.

“Kedua, di Cina hanya ada kerajaan Dinasti Sung. Han  Tang. Ming. Manyuria. ErIni jelas hadis palsu “ujar Drs.  Husnu Mufid, M PdI

Ketiga, di al quran hanya ada Surat Ar Rum. Yang menyebutkan kerajaan Romawi. Bukan kerajaan Cina.

Keempat, dalam pembahasan mata kuliah Studi Hadis di Pasca Sarjana IAIN Sunan Ampel Surabaya juga menyatakan hadis yang memerintahkan belajar ke negeri Cina itu adalah hadis doif.

Diskusi ini berjalan hingga pukul 11.00 wib di Langgar Gipo Surabaya. Masih belum ada titik temu. Karena seluruh peserta terbagi dua ada yang sepakat dan tidak sepakat. Namun demikian tetap dalam kondisi Diskusi ilmiah di DPD PWI LS Surabaya.

Melihat diskusi tentan hadis itu. KH R. Ismail Ketua DPD PWI LS Surabaya dan Kiai Abdullah Faqih Ketua Bidang Dakwah PWI LS Surabaya tersenyum senyum. Karena dalam koridor ilmiah dan argumentasi.

Sedangkan Ketua Pemberdayaan Ekonomi DPD PWI LS Surabaya menyarankan kepada Kiai Husnu Mufid diskusi dengan Kiai Mat. Jangan diambil hati. Karena gayanya Jadab seperti itu.

Drs. Husnu Mufid, MPdI menilai diskusi tentang hadis itu masih dalam parameter ilmiah dan rasional. Ini menunjukkan pemikiran intelektual di DPD PWI LS Surabaya sangat bagus yang patut dikembangkan dan ditradisikan seperti yang pernah dilakukan KH. Wahab Hasbulla. KH. HAsyim Asyari. KH. Alwi dan Kiai Kiai lainnyan

(MM)