
Surabaya – Dosen PPG Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (UNUSA) mengikuti sharing session bertajuk “Memahami Koding dan Kecerdasan Artifisial pada Jenjang Pendidikan Dasar dan Menengah”. Kegiatan ini menghadirkan pemateri Umi Chotijah, S.Kom., M.Kom., yang menekankan pentingnya peran guru dan dosen dalam menghadapi revolusi industri 4.0, yaitu era kolaborasi antara manusia dengan teknologi.
Dalam paparannya, Umi Chotijah menjelaskan bahwa koding dan kecerdasan artifisial (AI) bukan sekadar keterampilan tambahan, tetapi sudah menjadi kompetensi penting yang akan membentuk wajah pendidikan masa depan. “Guru dan dosen harus siap menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman. Karena di masa depan, AI bukan menggantikan manusia, melainkan berkolaborasi untuk menghasilkan inovasi yang lebih bermakna,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, dosen PPG FKIP UNUSA diajak untuk memahami bagaimana koding dan AI dapat diintegrasikan sejak jenjang pendidikan dasar dan menengah, agar siswa terbiasa berpikir kritis, kreatif, dan adaptif.
Acara sharing session ini sekaligus menjadi momentum bagi FKIP UNUSA untuk terus mempersiapkan sumber daya dosen yang profesional dan responsif terhadap tantangan era digital, sehingga mampu mencetak guru-guru masa depan yang unggul dan berdaya saing global.
