Pesan Diacara Pelantikan PWI LS Banyumas Raya Menyuarakan Perlawanan Terhadap Imigran Yang Menghinakan Ulama Pribumi. Rawe Rawe Rantas Malang Malang Putung

Acara Apel dan Pelantikan PWI LS Banyumas Raya menggelar penuh dengan pesan perlawanan terhadap Imigran Asing yang menghinakan ulama pribumi.  Bagaimana sebenarnya pesan itu. Berikut ini laporan Pemred menaramadinah.com Husnu Mufid :

Apel Siaga dan Pelantikan Serentak tujuh Pimpinan Cabang ( tingkat Kecamatan ) yang ada di Kab Banyumas, Sabtu malam Minggu, 2 Agustus 2025 di Taman Andang Pengeranan Banyumas.

Acara tersebut dihadiri Narator, Irjen Pol A Nurwahid dan KH Mubarok ketua PWI LS Jateng. Kehadiran dua tokoh ini menjadikan suasana semakin bersemangat bagi mereka yang dilantik.

Gus MAR selaku Ketua PWI LS Kab Banyumas dalam sambutannya mengatakan, terimakasih atas kedatangan kesepuhan dan seluruh Pengurus Cabang PWI LS  yang akan dilantik maupun yang sudah dilantik. Malam ini merupakan bukti kebangkitan Nusantara telah dimulai.

Mari Kita serukan dari telatah Banyumas  rawe rawe rantas malang malang putung. Kita lawan orang asing Imigran Yaman yang menghinakan marwah bangsa, menghinakan pribumi dan menghindarkan ulama ulama kita

Gus MAR mengatakan malam ini kita berikrar  pentingnya Cinta Tanah Air sebagai wujud nyata dari ajaran Mbah Hasyim As’ary Hubbul Wathon minal Iman. Semua itu harus dibuktikan diantaranya dengan melawan musuh musuh bangsa. Imigran.

Gus MAR menjelaskan,  Banyumas yang merupakan punjernya bumi. Kita  siap menjadi garda terdepan dalam berjihad bela Tanah Air agar Kebangkitan Nusantara segera terwujud.

Sedangkan KH. Mubarok Ketua PW PWI LS Jawa Tengah dalam sambutannya mengatakan, PWI LS adalah pengadu domba itu salah besar. Justru mereka sendiri yang mengadudomba. Terbukti dakah ceramahnya sangat provokatif dan menyuruh mengasah senjata dan perang. Untuk itu PWI LS siap menghadapi dan jangan takut

Lebih lanjut Kiai Mubarok mengatakan, PWI LS berdiri   karena adanya pemalsuan nasab, pemalsuan makam, pembelokan sejarah bangsa maupun sejarah Nahdlatul Ulama. Para pemalsuan tersebut punya  ada agenda besar untuk menghancurkan negara dan bangsa. Disini PWI LS siap menghadapi tanpa ada rasa takut. Kita tabrak bareng bareng.

“Kini rakyat sudah tidak percaya lagi dengan Habib Ba’alawi. Kalau PWI LS dikatakan PKI. Justru mereka sendiri yang PKI. Buktinya Muso dan Aidit itu PKI,”tegasnya.

Sementara Irjend Ahmad Nurwahid diacara Apel dan Pelantikan PWI LS Banyumas Raya melakukan kegiatan penyumpahan terhadap seluruh peserta untuk tetap setia kepada NKRI dan membela bangsa dari rongrongan dalam maupun luar. Siap mengorbankan jiwa dan raga.

Pada saat digelar sumpah setia kepada Nusa dan bangsa. Seluruh pengurus PWI LS Banyumas dengan sigap dan bersemangat dalam mengucapkan sumpah setia kepada NKRI