Mahasiswa FK UWKS Berjaya di Ajang Nasional: Apresiasi untuk Dosen Pembimbing dan Tim PKM Corner

Surabaya – Fakultas Kedokteran Universitas Wijaya Kusuma Surabaya (FK UWKS) kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Empat tim mahasiswa berhasil lolos hibah pendanaan dari Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (DIKTI) melalui Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) tahun 2025 untuk dua skema unggulan, yaitu PKM Artikel Ilmiah (AI) dan PKM Riset Eksakta (RE). Keberhasilan ini menjadi kebanggaan sekaligus tonggak penting bagi pengembangan budaya akademik berbasis riset di lingkungan FK UWKS.

Dekan Fakultas Kedokteran UWKS, Dr. dr. Harry K. Gondo, Sp.OG (K.FM), SH, M.Hum, menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada para mahasiswa, dosen pembimbing, serta tim PKM Corner FK UWKS. Menurutnya, capaian ini bukan hanya prestasi individual tim, melainkan hasil nyata dari kerja kolaboratif dan sistem pendampingan akademik yang terus dikembangkan di fakultas.

Dr. Harry menegaskan bahwa prestasi ini akan berdampak besar dalam mendukung indikator kinerja institusi, khususnya dalam hal pencapaian prestasi mahasiswa, peningkatan akreditasi program studi, dan dukungan terhadap efisiensi serta optimalisasi anggaran berbasis output akademik. Ia mengajak seluruh elemen fakultas untuk menjadikan momentum ini sebagai dorongan memperluas jejaring riset mahasiswa di tingkat nasional dan internasional.

Empat tim mahasiswa FK UWKS mengangkat isu-isu strategis di bidang kesehatan dan biomedis, mulai dari pengembangan agen antibiofilm berbasis temulawak untuk Candida albicans, efek protektif tanaman herbal terhadap kerusakan ginjal akibat asap rokok, hingga eksplorasi terapi kanker serviks secara in vitro dan inovasi pengobatan vulvovaginal candidiasis berbasis nanoemulgel kunyit.

Tim-tim tersebut dibimbing oleh para dosen berpengalaman: Dr. Masfutatun, S.Si., M.Si; Dr. Farida Anggraini Soetedjo, dr., Sp.P, FAPSR, FISR; dan dr. Budiono Raharjo, M.Th., Sp.PK, Subsp.H-K(K), yang dengan sabar dan telaten mendampingi mahasiswa dari proses penyusunan proposal hingga seleksi nasional. Peran para pembimbing tidak terbatas pada aspek teknis riset, namun juga dalam membangun sikap ilmiah, etika penelitian, serta kepercayaan diri mahasiswa dalam bersaing di tingkat nasional.

Wakil Dekan FK UWKS Bidang Kemahasiswaan, Dr. Sukma Sahadewa, turut memberikan apresiasi atas capaian luar biasa ini. Ia menyampaikan bahwa keberhasilan ini adalah gambaran nyata dari sinergi yang sehat antara mahasiswa, dosen, dan unit penunjang seperti PKM Corner. Dr. Sukma menambahkan bahwa keberhasilan ini juga menjadi bagian dari strategi peningkatan kinerja fakultas yang berdampak langsung pada perbaikan indikator mutu akademik dan dukungan terhadap akreditasi.

Dr. Sukma menilai, PKM Corner FK UWKS telah bertransformasi menjadi wadah strategis dalam menciptakan iklim akademik yang mendorong kreativitas dan inovasi mahasiswa. Melalui pelatihan intensif, bimbingan teknis, dan simulasi seleksi nasional, mahasiswa dibekali dengan keterampilan meneliti, menulis ilmiah, serta mempresentasikan gagasan mereka secara sistematis. Menurutnya, inisiatif seperti ini harus terus diperkuat sebagai investasi jangka panjang untuk reputasi akademik fakultas.

Keberhasilan ini juga menjadi motivasi untuk terus menumbuhkan semangat penelitian di kalangan mahasiswa. FK UWKS berkomitmen untuk memberikan dukungan maksimal, baik melalui peningkatan kapasitas dosen pembimbing, penyediaan dana riset internal, hingga pengembangan kerja sama lintas institusi. Dalam waktu dekat, FK UWKS juga akan mengintegrasikan kegiatan PKM ke dalam sistem pembelajaran berbasis proyek dan capaian luaran akademik.

Prestasi mahasiswa FK UWKS di PKM DIKTI 2025 bukanlah sekadar kemenangan lomba, tetapi menjadi refleksi nyata dari kualitas pendidikan dan budaya ilmiah yang terus tumbuh di lingkungan kampus. Ini adalah bukti bahwa mahasiswa FK UWKS tidak hanya siap menjadi tenaga medis yang kompeten secara klinis, tetapi juga memiliki kepekaan riset dan keberanian untuk berinovasi demi kemajuan ilmu pengetahuan dan kesehatan masyarakat.

Dr. Sukma menutup dengan harapan agar prestasi ini menjadi pembuka jalan bagi mahasiswa-mahasiswa lainnya untuk berani mencoba, meneliti, dan berkompetisi. FK UWKS, katanya, akan terus menjadi rumah yang nyaman untuk tumbuh dan berkembangnya insan akademik yang berkarakter, kompeten, dan kontributif bagi bangsa.(*Sukma Sahadewa)