
Sosok Drs. Cholil Mansyur, SH, MH Ini orangnya ramah kepada sesama aktivis ISNU. Tapi tiba tiba terdengar kabar beliau meninggal dunia. Jadinya kaget semua. Bagaimanakah kisahnya saat aktif di ISNU. Berikut ini laporan Pemred menaramadinah.com Drs. Husnu Mufid, M.PdI :
Innalillahi wa innailairojiun. Telah berpulang ke Rahmatullah Bapak Drs. H. M. Cholil Mansyur, SH, M.Si di Usia 81 tahun beralamat di Pandugo Baru 103 Blok G-33/ RT.04 Rungkut, Surabaya.
Almarhum meninggal di Rumah hari ini Tgl. 20 Juli 2025, pukul 09.00 WIB. Beliau dimakamkan di Pemakaman Keputih Surabaya.
Almarhum Drs. Cholil Mansyur, SH, M. Si ini seorang aktivis Ikatan Sarjana NU sejak berdiri dan dideklarasikan di Hotel Simpang dekat Grahadi Surabaya beberapa tahun lalu.
Saat menjadi Sekda Kabupaten Jombang sangat aktif dikegiatan ISNU baik pusat bersama Prof. dr. Abu Amar Ketum ISNU Pusat dan Prof. Mahmud Mustain Ketua DPW Jawa Timur.
Saat aktif di PW ISNU Jatim, Beliaunya sangat dekat dengan Dr. Sadin Subekti dan Drs. Husnu Mufid, M PdI dan dua orang lainnya. Sehingga terkenal istilah Pendowo Limo. Kemana mana 5 orang itu selalu bersama dikegiatan rapat di PWNU Jatim dan kegiatan khitan masal serta saat Muktamar ISNU di Lamongan.
Ketika menjelang Muktamar ISNU ke 1 di Universitas Islam Darul Ulum Lamongan. Drs. Cholil Mansyur, SH, M.Si turut aktif dalam rapat rapat di Rumah Sakit Islam Jl. Jemurwonosari Wonocolo Surabaya.
Beliau aktif dalam kepanitian sebagai ketua persidangan untuk mensukseskan acara Muktamar ISNU ke 1 di Universitas Islam Darul Ulum Lamongan. Saat itu terpilih sebagai Ketum Prof. Ali Masykur Musa mengalahkan Prof. Mahfud MD. Saat itu pula Bendahara panitia Muktamar kehilangan uang akibat penipuan lewat telpon. Orang yang nelpon itu minta uang mengaku teman Prof. Ali Masykur Musa. Tapi ternyata bukan temannya. Hilangkan jutaan uang panitia Muktamar ISNU. Sukses memilih ketum. Tapi tidak sukses mengelola keuangan.
Setelah Muktamar ISNU berakhir masih tetap aktif di PW ISNU Jatim dibawa pimpinan Prof. Mahmud Mustain. Namun setelah PW ISNU dipimpin Abdulla Azwar Anas yang kedua periode mulai tidak begitu aktif. Karena ada gejolak internal. Sehingga Abdullah Azwar Anas mengundurkan diri ditengah jalan. Sahabat Kodri bermain di konflik itu dan mencalonkan Prof Masud.
Dari sini Drs. Cholil Mansyur, SH, MSi memfokuskan menjadi dosen setelah tidak aktif di ISNU Jatim dan sering aktif di PC ISNU Surabaya pada saat kepemimpinan Prof. Nurul Jadid. Beliau terlihat masih sehat dan aktif hadir diberbagai kegiatan.
Ketika PC ISNU Surabaya dipimpin Sahabat Ahmad Bashri di UNESA sempat terlihat hadir dalam berbagai kegiatan. Khususnya dirumah Dr. Sadin Subektim Namun dalam perkembangannya sudah tidak terlihat lagi. Hingga akhirnya terdengar kabar meninggal dunia.
Seluruh sahabat sahabat PC ISNU Surabaya dan PW ISNU Jatim yang pernah dekat merasa kehilangan. Mereka semua mendoakan. Ucapan bela sungkawa di WA Group PC ISNU Surabaya cukup banyakm
Semoga almarhum diampuni dosa kesalahannya dan diterima semua amal ibadahnya dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan, aamiin
