
Oleh DR. Hadi PRAJOKO SH MH Ketua HPK Pusat.
Masyarakat modern sedang sakit dan kehilangan jiwa’ murni, mereka membenci para ahli, mulai filsuf, para periset dan penemu karya ilmiah tetapi memuji Muja pendapat para ketua organisasi agama.
Mereka menyebut dirinya alim ulama dan rohaniawan tetapi sebenarnya mereka itu melakukan brainwas untuk jualan produk dagangan rohani yg merupakan kartel kartel penyebar virus surga neraka yg membuat masyarakat menjadi halusinasi.
Padahal bahasa mereka para pemimpin agama ini hanya amatir -an, tidak ada manfaatnya bagi kesehatan sosial cultural Bangsa… Mereka banyak sekali menjadi para penguasa tukang teluh yg berkedok kumpulan orang suci bukan manusia waras.
Lepaskanlah tekanan doktrin KULTUS halusinasi kebudayaan Asing itu, sehingga kita tidak terperangkap dalam bentuk apapun dari para salesman budaya Barat dan arab sementara yang generasi penerus bangsa ini bila tidak didasarkan akan mengalami penurunan kewarasan.
Untuk mengenal lebih jauh jati dirinya, karena benturan keras budaya ini cukup memporak porandakan akar peradaban LUHUR warisan Bumi Pertiwi, dalam waktu yg cukup lama untuk kembali pulang ke rumah peradaban kebudayaan budaya leluhur bukan pekerjaan mudah.
Untuk itu kita harus mulai waspada terhadap gejolak culture sosial yang akan datang, maka tetap teguh memegang warisan budaya luhur Yg tersisa dari warisan yang kita punyai karana salesman budaya arab dan Barat yang sedang menguliti dg tajam.
