
Banyuwangi, 14 Juli 2025.
Rombongan alumni Tahun 1980 SMP Negeri 4 Kediri, berkunjung ke Pendopo Bupati Banyuwangi dalam rangkaian agenda rekreasi.

Tiga belas orang ’emak-emak’ itu dikomandani oleh Diyah Nawang Indrawati, S.H., M.H. itu sengaja memilih Banyuwangi sebagai objek giatnys karena penasaran saja dengan Banyuwangi yang sempat viral lewat film KKN di Desa Penari. Sebagai koordinator giat tersebut, begitu kagum saat diajak berkunjung ke Pendopo Bupati Banyuwangi. Kagumnya terhadap manajemen Pemkab Banyuwangi yang membuka tamu umum untuk masuk ke areal pendopo bupati yang umumnya tertutup dan sakral.
Bahkan tamu umum dibolehkan masuk ke bilik-bilik ruang tamu dinas kenegaraan yang didesain seperti ruang bawah tanah, tutur pensiunan Polwan dengan pangkat terakhir AKBP.
Dengan ramah petugas jaga mengawal rombongan asal Kota Tahu itu dengan narasi detil sampai ke sumur yang melatarbelakangi cerita legenda Sri Tanjung.
Destinasi lain yang sempat dikunjungi oleh rata-rata penyandang gelar ‘pangsiunan’ itu di antaranya Bangsring Underwater, Rumah Makan Tree B melihat keindahan view selat Bali. Selama dua hari rombongan emak-emak yang didampingi oleh Hj. Wahyu Handayani, M.Si. yang juga sesama alumni ke destinasi hutan lereng G. Raung Legomoro, Glenmore terus lanjut ke destinasi pantai Pulau Merah.
Pada bagian lain rombongan yang penasaran dengan keunikan kuliner suku Using; rujak soto, ayam kesrut dan sego tempong berhasil dipenuhi di warung-warung tradional sepanjang perjalanan. “Kawan-kawan sangat menikmati keindahan, keasrian dan kesuburan alam Banyuwangi. Suatu ketika berencana kunjung lagi ke Bumi Blambangan untuk melihat objek seni dan budaya Using. Pinginnya melihat tarian seblang yang magis”, ucap Hj. Wahyu yang beberapa bulan lalu pensiun dari jabatan kepala SMP 2 Genteng.
MR Jurnalis Menara Madinah.
