Abidah Calon Peragawati Masa Depan dan Pendongeng potensial dari T.O.A Jala Puspa RSPAL dr Ramelan di Surabaya

Surabaya-Menaramadinah.com Minggu Legi, 15 Desember 2024 Anak-anak Hebat yang tampil mengisi acara Event Kolaborasi oleh T.O.A Jala Puspa bersama dengan Paguyuban Puspa Swara, Rotary Club of Surabaja, dan Rotary Club of Surabaja, menampilkan: lomba mewarna, fashion show, tari remo, atraksi beladiri diri, baca puisi, mendongeng dan baca doa. Berikut ini adalah profil anak-anak hebat pengisi kegiatan tersebut.

Dimulai dari kegiatan fashion show, kegiatan ini sangat dinantikan oleh para hadirin oleh karena sejak awal T.O.A Jala Puspa selalu menampilkan fashion show yang sudah menjadi ‘identik’ Jala Puspa kalau ada kegiatan besar pasti ada fashion show nya. Inilah dia:Abidah Nur Zahro Aulia Umama (ABIDAH), seorang gadis manis dan cantik dengan postur tubuhnya yang tinggi, kelahiran Kota Pahlawan, Surabaya, pada tahun 2011, sekarang sedang duduk dikelas 8, SMPN 9 di Kota SURABAYA.

Abidah adalah putri dari Bapak Suparno dan ibu Siskanita Istanti, dan tinggal di Kota SURABAYA.

Adibah sejak kecil sudah menyukai dunia modelling, difoto, mendongeng secara verbal dan bahasa isyarat, meng isyaratkan lagu, dan banyak lagi.
Dunia modelling dan mendongeng(bercerita) yang paling ditekuni hingga saat ini.

Gaya dan ekspresi Adibah saat melenggak-lenggok di panggung sudah menampakkan karakter yang khas layaknya para profesional, sedangkan gaya mendongeng nya juga sudah bagus artinya sudah menggunakan hampir semua anggota badan bisa bergerak mengikuti jalannya cerita. Adibah agar bisa mendongeng lebih bagus lagi agar belajar menirukan berbagai karakter suara, misalnya: suara pintu dibuka, pintu ditutup, kaki yang berjalan dengan bersepatu, atau gerakan orang berkendara memakai sepeda ontel, sepeda motor tanpa helm dan seterusnya. Nah dalam profesi pendongeng juga sudah memiliki komunitas (Persatuan Pendongeng Indonesia), Abidah bisa mencari informasi tersebut untuk bisa meningkatkan kapasitas diri nya dalam mendongeng.

Ketika Abidah ditanya sudah berapa kali mengikuti acara besar T.O.A Jala Puspa, Abidah berkata: “Sering hampir setiap tahun dan setiap Oma Rita mengadakan acara Abidah usahakan untuk hadir, tampil fashion show, menari, puisi, dan mendongeng seperti kemarin”: jawab nya dengan tegas.

Abidah juga mengakui sangat senang busa mengikuti acara Jala Puspa, oleh karena pada akhirnya saya (Abidah) bisa bertemu dan berbincang dengan teman-teman yang lama tidak ketemu. “Saya senang bisa mendapatkan buku yang mana dihalaman didalamnya ada foto saya” kata Abidah sambil tertawa.
Namun Abidah juga minta tetapi maaf bahwasanya dia belum sempat membaca bukunya dikarenakan setelah acara Minggu kemarin itu Abidah langsung pindah lokasi untuk show sampai 2x dan pulangnya malam dan lanjut besoknya seperti itu juga sampai pindah 2 lokasi.
Komentar nya bahwa acara ini sangat bagus untuk teman-teman hebat, karena diberikan kesempatan menunjukkan bakat-bakat mereka yang luar biasa tidak kalah dengan anak-anak reguler pada umumnya, jadikan kekurangan menjadi kelebihan, ini adalah komentar yang bagus.

Pada saat ditanya tentang sosok dr. Sulantari, Abidah berkata: “Kalau bicara tentang dr.Sulantari(yang akrab dipanggil oleh anak-anak dengan sebutan ‘Oma Rita’), saya selalu menangis terharu bahagia (sambil menunjukkan wajah tatapan matanya yang syahdu), karena bagi saya Oma itu sudah seperti nenek saya sendiri, Oma sayang kepada anak-anak khususnya anak dengan gangguan dengar, Oma sangat perhatian pada kita semua, tidak hanya kepada anaknya saja…tetapi dengan keluarga pasien (cinta) dan perhatian, dukungan, dan kasih sayang Oma begitu besar sampai tidak bisa saya sebutkan satu per satu(masih dengan wajah dan mata yang shahdu) pokoknya Oma Rita is the best, saya bangga bisa kenal Oma, semoga dr, Sulantari selalu diberikan kesehatan dan rejekinya semakin barokah(sambil menengadahkan kedua telapak tangan, maksudnya amin).

Menurut Abidah selama T.O.A Jala Puspa dan Puspa swara membuat acara sudah sangat bagus, mereka selalu memberikan kesempatan untuk anak-anak yang berprestasi menampilkan bakat mereka didepan orang-orang yang sangat berjasa seperti Oma Rita, Terapis, terutama orang tua, percaya diri mereka semakin besar dan juga orang tua selalu mendapatkan ilmu-ilmu baru dari para mentor dan ada kesempatan untuk orang tua saling sharing dengan orang tua lainnya.

Pada akhir wawancara Abidah berharap kepada masyarakat luas dan berkata: “Setarakan kami dengan yang lainnya, karena kami sudah memakai alat bantu dengar/implant dan kami juga sudah melakukan terapi avt sejak kami kecil sehingga kami bisa ber interaksi dengan masyarakat umum, jangan bedakan kami, jangan kasihani kami, perlakukan kami seperti anak-anak lainnya. Kami yakin karena kami mampu dan bisa seperti lainnya”.

Itulah Abidah calon peragawati masa depan dan pendongeng potensial kita.
Nur Habib, mengabarkan.