Oleh : Yahya Aziz.

Kemarin saya mengisi majlis ta’lim kajian keislaman di majlis ta’lim alkholqiyyah Mangunan Sidoarjo. Materi yang kami sampaikan bertema : Tidak Semua Masalah Bisa Diselesaikan Dengan Kekerasan.
Baik itu masalah rumah tangga, sosial, politik,hukum dan tata kelola negara.
Apapun masalah dunia, bila menggunakan akal pikiran hati jernih dan sehat, bisa diselesaikan dengan damai, santun, sejuk dan teduh.
Jika sudah terbawa oleh hawa nafsu, apalagi percaya pada berita hoax, maka terjadilah penyelesaian masalah dengan tindak kekerasan yang merugikan semua pihak.
Sungguh sangat miris menyesakkan dada berita demo buruh yang menolak RUU OMNIBUS LAW kemarin. Hampir semua fasilitas milik negara hancur.
Yang ikut berdemo kemarin bukan hanya buruh, tetapi ada mahasiswa, pelajar SMA, pekerja kuli bangunan.
Ketika 90% pendemo ditangkap dan diinterogasi oleh polisi mereka menjawab TIDAK TAHU. Dan ditanya lagi peraturan apa yang memberatkan buruh dlm UU tersebut ? Jawaban nya lagi lagi TIDAK TAHU.
Sudahkah Anda membaca UU tersebut ? Jawaban nya : belum….
Dari mana tahu ada demo ? Dan siapa yang mengajak ? Dari Instragram, W A dan ikut teman.
Dibayar berapa Anda ikut berdemo ? Mereka menjawab : 100 ribu.
Dari kisah dialog ini, jelas ada provokator nya, ada yang bikin hoax dan ada yang memancing ikan di air yang keruh.
Awas ada gerakan adu domba sesama anak bangsa yang ingin NKRI ini hancur.
Untuk itu, kami selalu memberi motivasi kepada jamaah kami, agar selalu menjaga putra putri nya, untuk tidak ikut ikutan demo.
Mari berdemo kepada Allah SWT, berdemo memohon ampunan-Nya.
Berdemo dengan banyak tirakat, prihatin dan selalu mendoakan anak cucu.
Allah SWT berfirman :
إن الله مع الصابرين
“Sesungguhnya Allah bersama orang orang yang sabar”
Sabar menghadapi pandemi CAVID 19 CORONA, sabar menghadapi tantangan masalah keluarga, sabar untuk tidak terprovokasi oleh berita hoax dan sabar menerima keputusan Allah SWT…..
Dengan berdemo positif kepada Allah sambil memohon perlindungan dan ampunan-Nya…. Diiringi dengan mengaji bersama sama dengan sejuk, damai dan teduh… Hati kita menjadi lebih tenang dari kehidupan sehari-hari sampai menjelang maut. Barakallah…..
( Ngaji bersama Majlis ta’lim alkholqiyyah Sidoarjo )
Penulis tetap menara Madinah com & buku Taubatnya Peselingkuh
