Plt Walikota Pasuruan Tidak Konsisten Dalam Menerapkan Protokol Kesehatan Terhadap Covid

Pasuruan – menaramadinah.com : Plt Walikota Pasuruan Raharto Teno Prasetyo dinilai tidak konsisten dalam menerapkan protokol kesehatan. Pasalnya, ASN Pemkot Pasuruan tidak menjalankan protokol kesehatan, karena masih masuk kerja setiap hari. Bahkan bergerombol di kantor masing-masing. Karena saat ini anggaran kegiatan banyak yang dipotong sehingga mengabaikan protokol kesehatan.
Heri warga Bugul Kidul menyampaikan Plt Walikota Raharto Teno Prasetyo dalam mengambil keputusan terkait dengan Covid 19 tidak konsisten. Ia menghimbau masyarakat agar mematuhi protokol kesehatan bahkan melakukan tindakan pelarangan. “Di medsos sudah mulai menyebar soal larangan berjualan di sekitar masjid Jamik,” ujarnya.
Begitu ia memasang spanduk – spanduk dan di lampu merah meminta masyarakat agar menjaga jarak, cuci tangan dan pakai masker,” ujarnya.
Sehingga aparat kepolisian, Satpol melakukan penegakan hukum. Dan aparat melarang masyarakat berjualan. “Karena khawatir bergerombol. Dan banyak yang diomprak omprak,” tambahnya.
Namun berbeda dengan ASN dilingkungan Pemkot, mereka tetap kerja. Padahal kebijakan pemerintah terhadap ASN, harus kerja dirumah. Kenyataannya di Pemkot Pasuruan anjuran kerja dirumah diabaikan.
“Sehingga para ASN itu tetap bergerombol. Karena tidak ada kegiatan. Anggarannya habis. Terus apa bedanya dengan warung warga. Yang ingin mencari naskah dilarang. Berarti Plt Walikotanya tidak konsisten dalam membuat kebijakan,” katanya.
Disatu sisi masyarakat dipaksa mematuhi keputusannya agar tidak bergerombol, tetapi ASN Pemkot dengan seenaknya bergerombol sendagurau di dalam kantor.(aza)