
Menara Madinah.com,Wali Songo adalah Dewan Mubaligh yang jumlahnya sembilan .Bila ada seorang anggota wali songo yang wafat atau pergi ke tempat lain,maka beliau akan segera digantikan posisinya demi kelancaran tugas dakwah.
Peranan mereka sungguh penting dalam mendakwahkan ajaran Islam di Jawa dengan cara damai dan ada yang menggunakan pendekatan budaya seperti Raden Said atau Sunan Kalijogo.
Sebagai para mubaligh ulung,mereka tidak hanya berbekal ilmu agama ,tetapi juga dengan ilmu tata negara,pengobatan,arsitektur,sosial kemasyarakatan dan sebagainya.
Berikut ini susunan nama-nama anggota Majelis Wali Songo bersumber dari Kitab Kanzul ‘Ulum ,karya dari Syekh Ibnul Batutah. Dengan mengetahui nama-namanya,kita berharap bisa mencintai mereka.Karena ada pepatah mengatakan,”Tak kenal,maka tak sayang,dan tak sayang ,maka tak cinta. Sebuah sabda nabi mengatakan:”Al mar-u ma’aman
ahabba,seseorang akan berkumpul dengan siapa yang dicintai(H.R .Bukhari-Muslim).
Wali Songo Generasi I
1) Syekh Maulana Malik Ibrahim asal Turki,ahli tata negara,dakwah di Jawa Timur,wafat di Gresik tahun 1419.
2)Syekh Maulana Ishaq dari Samarkand,ahli pengobatan,dakwah di Jawa dan Aceh,wafat di Pasai tahun 1419.
3) Syekh Jumadil Qubro ,ahli tata negara,ilmu perang.Dakwah di Jawa dan nusantara umumnya.
4) Syekh Maulana Maghribi dari Maroko,ahli tata negara,ahli agronomi,wafat tahun 1464
5) Syekh Maulana Malik Isroil dari Turki,ahli mengatur negara.Makamnya di Gunung Santri,dekat Serang,Merak.
6) Syekh Maulana Muhammad Ali Akbar asal Persia,pakar pengobatan.
7) Syekh Maulana Hasanudin dari Palestina ,wafat tahun 1462,makam samping Masjid Banten Lama.
8) Syekh Maulana Aliyyudin asal Palestina,makam samping Masjid Banten Lama.
9) Syekh Subakir,ahli penakluk makhluk ghoib dan penakluk sihir,usai bertugas di Jawa beliau kembali ke asalnya Persia.
Generasi Ke-2
(masuk 3 orang,menggantikan 3 orang):
1) Sunan Ampel ,menggantikan Syekh Malik Ibrahim
2) Sayid Ja’far Shodiq ,dikenal dengan nama Sunan Kudus ,menggantikan Syekh Maulana Malik Israil.
3) Syarif Hidayatullah (Sunan Gunung Jati),menggantikan Syekh Maulana Muhammad Ali Akbar.
Generasi ke-3:
1.Sunan Giri,pengganti dari Maulana Ishaq yang menuju Pasai.
2.Sunan Kalijogo,pengganti Syekh Subakir.
3.Sunan Bonang(Makdum Ibrahim),menggantikan Syekh Hasanudin.
4.Sunan Drajat(Raden Qosim) ,pengganti Syekh Aliyyudin.
Generasi ke-4:
1.Raden Patah,putera Brawijaya V,Sultan Demak.Beliau menggantikan Syekh Jumadil Qubro
2.Fadillah Khan,putera Sunan Gunung Jati,pengganti Syekh Maghrobi .
Generasi ke-5:
1) Raden Umar Said(Sunan Muria),putra dari Sunan Kalijogo.
2.Syekh Lemah Abang atau Syekh Siti Jenar.Pada awalnya beliau juga termasuk anggota Wali Songo.Namun beliau dicoret keanggotaannya karena ajarannya dinilai kontroversial.
3.Sunan Tembayat atau Adipati Pandanaran,sebagai pengganti dari Syekh Siti Jenar.
Semoga tulisan singkat tentang para anggota Wali Songo dari generasi pertama hingga kelima ini bermanfaat untuk kita semua,dapat menambah wawasan tentang para pendakwah di masa lalu,khususnya di Jawa dan umumnya di nusantara.Dan yang tak kalah pentingnya ,kita bisa mengambil ibrah(pelajaran) dari kisah hidup mereka yang penuh dengan keteladanan yang baik(uswatun hasanah).
Photo:Bro J bersama Haji Seto,seorang keturunan ke-14 dari Raden Rahmat atau Sunan Ampel,bertemu dalam acara Menara Madinah Award ,9 Februari 2020 ,Surabaya.
#Bro J# 10 April 2020. Sumber:Sejarah Masuknya Islam Ke Nusantara,menaramadinah.com.
