
Puisi :Erfan Soesanto
Bagai minyak jelantah yang tersisa
Hanya ampas saja
Usang dan tak guna
Adakah makna
Senja segera tiba
Masihkah terlukis jingga
Seperti senja sebelumnya
Terkadang harapan tak sama
Hari hari telah terlewati
Tiada kesan yang berarti
Sesal keruhkan hati
Seperti minyak jelantah tak terpakai lagi
Di botol botol bekas penyimpanan di tempatkan
Dibuang sebagai limbahan
Tak ada harapan
Meski diupayakan
Redup seperti menguning daun
Menunggu kencang terpaan
Luruh perlahan
Mengering berkesudahan
Sembari menunggu giliran
Menyeruak bayang untuk direnungkan
Jujur aku katakan
Tentang janji yang telah diucapkan
Adakah jalan untuk membuktikan
Meski sesuatu yang bukan ditakdirkan
Hanya satu kesempatan
Menerawang diri ini dalam kehampaan
Pasuruan
16062026/16:31
