
“Mengharukan”, tidak terasa 3 hari lagi meninggalkan tanah suci Mekkah. Setelah mendengarkan tausiah oleh KH.Imam Chambali, pelantikan pengurus alumni haji 2026 dan bersalaman dan bermaaf maafan.
Bagaimana kisahnya ?, berikut ini laporan Ustadz H.Yahya Aziz dari Hotel Alalaa Mekkah Arab Saudi kepada redaksi MenaraMadinah.Com.

Rabu 10 juni 026 pukul 14.00-17.00 sore WAS inilah waktu yang “mengharukan”, tidak terasa ketika dibacakan solawat saya bersama jamaah Bryan Makkah, Para Kyai Pembimbing, Karom, Petugas Kloter 50 ( H.Sumbito, H.Moh.Yahya, H.Awaluddin & dokter Retno ) meneteskan air mata.
40 hari di tanah suci tidak terasa jumat 12 juni jam 15.00 sore WAS harus ke bandara King Abdul Aziz Jeddah Arab Saudi.
Saling memaafkan, saling berpelukan antar teman sekamar, teman sehotel dan teman sekloter.
Selamat H.Jufri, H.Abah Wito, H.Cholili dan H.Nur Syamsi sebagai pengurus alumni haji 2026.
Inilah catatan tausiah agama oleh KH.Imam Chambali pengajian terakhir di hotel alalaa Mekkah Arab Saudi.
1). Saya berpesan setelah menjadi haji dan hajjah waktu di tanah air jangan sampai punya sifat “SUU’UDDON” ( Buruk Sangka). Sebab itu termasuk perbuatan dosa.
2). Alhamdulillah semua jamaah haji Bryan Mekkah hajinya MABRUR, tandanya Anda dermawan. Terkumpul sedekah Rp.70 juta untuk anak yatim ponpes Aljihad.
3). Nanti sampai di tanah air, ceritakan yang baik-baik aja, sebab kebaikan itu akan kembali kepada diri kita masing-masing.
4). Nanti saya mengadakan “Towaf Tirakat”, kalau kuat 41x, 21x, kalau gak kuat 7x putaran saja.
Bagi yang tidak kuat cukup dzikir di depan ka’bah.
Sebab ada 4 amalan melihat saja sudah dapat pahala, yaitu :
a. Melihat ka’bah
b. Melihat air zam zam
c. Melihat Al-Qur’an
d. Melihat Orang Tua, Mertua dan Guru.
Apa yang dibaca ketika towaf tirakat, atau dzikir tirakat di depan ka’bah ?
Ada 2 amalan yaitu :
1). Membaca “Subhanallah Walhamdulillah Walaa Ila Haillallah Waallau Akbar”
*سُبْحَانَ اللَّهِ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ وَلَا إِلَٰهَ إِلَّا اللَّهُ وَاللَّهُ أَكْبَرُ*
Artinya: Maha Suci Allah, segala puji bagi Allah, tiada Tuhan selain Allah, dan Allah Maha Besar.
2). Membaca penggalan ayat QS. Surat Alan’am 103 :
“Laa Tidrikuhul Abshaaru Wahuwa La yudrikul abshaara, Wahuwa Lathiful Khabiir”
لَّا تُدْرِكُهُ الْأَبْصَارُ وَهُوَ يُدْرِكُ الْأَبْصَارَ ۖ وَهُوَ اللَّطِيفُ الْخَبِيرُ
Artinya :
“Dia tidak dapat dicapai oleh penglihatan mata, sedang Dia dapat melihat segala penglihatan itu, dan Dialah Yang Maha Halus lagi Maha Mengetahui.”
Bagi yang towaf bisa dibaca 41x (41 putaran), kalau gak kuat 21x (21 putaran), kalau gak kuat ya dibaca 7x (7 putaran).
Bagi yang hanya duduk berdzikir depan ka’bah bisa dibaca 41x.
Apa fadilah membaca amalan ini ? Fadilahnya adalah :
a. Agar anak-anak dan cucu kita diberi DERAJAT oleh Allah Swt.
b. Agar rizki kita dilancarkan oleh Allah, sebagaimana lancarnya sumber air zam zam yang mengalir terus tiada pernah habis
c. Hidup kita selalu diberkahi dan ditolong oleh Allah Swt.
Agar persaudaraan haji bersambung terus, silahkan mengadakan REUNI HAJI 2026, baik silaturrahmi akbar, silaturrahmi per rombongan.
Barakallah, semoga kita selalu diberkahi Allah….alfatihah.
