
Lulusan kampus Universitas tidak menjamin orang berakhlaq mulia. Banyak sarjana pinter lulusan kampus universitas tapi suka menipu. Banyak orang pinter tapi tidak benar. Ya itulah alumni kampus yang hanya mendapat 1 lembar kertas yang bernama “IJAZAH”, kata H.Syafii jamaah Haji Bryan Makkah.
Nabi Muhammad Saw alumni kampus Gua Hiro, lalu apa bedanya dengan lulusan kampus universitas sekarang ? Diskusi yang menarik sekali …! Bersama KH.Ali Zainal, KH.Drs.Nur Syamsi, H.Maulan tentang study tour ke Gua Hiro.
Kata H.Maulan kalau Abah Syamsi ini masih muda, ya yang pas diskusi bukan masalah Gua Hiro aja tapi ditambah Poligami Sunnah Rasulullah dan Abah Syamsi yang pas karena masih muda. Gak boleh beliau ASN kata KH .Ali Zainal….ha…ha…ha..semua tertawa terpingkal -pingkal….
Berikut ini laporan Ustadz Yahya Aziz dari Gua Hiro Mekkah Arab Saudi kepada redaksi MenaraMadinah.Com

Inilah ziarah ke Gua Hiro yang kedua kalinya. Edisi pertama bersama KH.Imam Chambali, KH.Syukron Jazilan, KH.Ali Zainal Abidin dan 4 Karom Bryan Makkah.
Habis sholat isya’ 300 jamaah berkumpul di lobi untuk doa bersama sebelum ziarah ke Gua Hiro’ dipimpin langsung KH.Imam Chambali, KH.Syukron Jazilan & KH.Ali Zainal Abidin….
dan 300 jamaah mengadahkan tangan sambil mengucapkan …aamin.
Kapan Nabi Muhammad belajar di kampus Gua Hiro ? Kuliah di fakultas kejujuran & keihlasan dibawah bimbingan malaikat Jibril.
Ya Nabi Muhammad sudah 3 tahun rutin setiap bulan suci ramadhon datang belajar ke kampus “GUA HIRO”.
Beliau belajar tentang 2 hal utama :
1). Belajar Melihat Kebenaran, melihat langit, binatang, bintang, gunung dan alam semesta.
“Afalaa Yandluruna ilal ibili kaifa khuliqot”
“Wa ilassama’i kaifa rufiat”
“Wailal jabaali kaifa nushibat”
“Wailal Ardli kaifa sutihat”
@……….Fadzakkir Innama Anta Mudzakkir……………@
Beliau mikir mana mungkin semua ini tidak ada Maha Yang Mengatur ?
Dari sini HATINYA menolak berhala berhala yang disembah ummatnya.
Ini namanya “TAFAKKUR” melatih akal, otak, ruh, jiwa untuk berjumpa dengan Allah. Subhanallah….
2). Belajar membersihkan hati : menjauhkan dari keramaian sosial. Menjauhkan dari pesta, judi, ghibah, suuddlon dan kemaksiatan yang lainnya hanya seorang diri bersama sang Maha pencipta.
Latihan sabar, ihlas, rendah hati, ridlo, jujur terhadap diri sendiri ini semuanya bernama “TAZKIYAH”.
Antena yang menembus jendela pintu langit.
Antena yang jernih itu bernama QOLBUN SALIM (Hati yang bersih selamat) untuk menerima WAHYU dari Allah dengan perantara malaikat Jibril.
DIWISUDA DENGAN WAHYU “Iqro’ Bismirobbika”.
Pada usia 40 tahun itulah di GUA HIRO’ Allah Swt melantik beliau menjadi Nabi lewat malaikat Jibril.
Wisuda dengan wahyu pertama “Bacalah dengan menyebut nama Tuhanmu”.
“Wisuda” disini artinya : Allah menyatakan beliau Nabi Muhammad Saw siap.
Siap lahir batin dalam kondisi apa ?
1). Siap diuji oleh Allah Swt baik ujian yang berat atau ringan.
2). Siap menanggung amanah yang besar paling berat yaitu mengubah peradaban dunia.
3). Siap dicaci dan dipuji manusia
4). Siap membawa misi RAHMATAN LIL’ALAMIN.
5). Siap merubah watak manusia dengan misi : “Innama Buisttu Liutammmima Makarimal Akhlaq”
6). Siap berdakwah untuk diri sendiri, baru memberi teladan kepada keluarganya, sahabat2nya bahkan ke orang lain seluruh dunia.
BELAJAR APA SELAMA BELIAU DI GUA HIRO ?
1). Belajar banyak diam sebelum bicara, makanya dakwah beliau berbobot. Singkat padat menyentuh hati manusia.
2). Belajar jujur, jujur terhadap diri sendiri di tengah komunitas orang orang kafir dan munafik.
3). Belajar bergantung hanya kepada Allah bukan kepada yang lainnya.
Kalau Anda lulusan kampus/ Universitas maka gelar Anda adalah Sarjana, Magister & Doktor (S.Ag, M.Ag & Dr).
Tapi Rasulullah Saw lulusan Kampus Gua Hiro gelarnya ALAMIN (Amanah/ Jujur), ya kita kurang fakultas kejujuran & fakultas keihlasan ini tidak ada di kampus sekarang….ha…ha…ha KH.Ali Zainal, KH.Nur Syamsi membenarkannya.
Dari kampus Gua Hiro kita dapat pelajaran, sebelum Allah mengasih amanah besar, Allah melatih dulu di tempat sepi gak ada sorotan kamera, gak ada tepuk tangan, gak viral. Cuma Anda ….Allah…dan kejujuranmu.
Barakallah…..Semoga Bermanfaat. Alfatihah
