dokter Retno & Penyakit Batuk Jamaah Haji Bryan Makkah

Nama lengkapnya dokter Hj. Retno Nur Handayani, saya lebih akrab memanggilnya dengan sebutan dokter retno.
Ya dokter yang masih muda, cantik & energik, sehat selalu, beliau selalu memantau kesehatan jamaah haji khususnya jamaah Bryan Makkah kloter 50 Surabaya
Bagaimana kisahnya ? Berikut ini laporan Ustadz Yahya Aziz dari Mekkah Arab Saudi kepada redaksi media online MenaraMadinah.Com.

Saya mengenal beliau sejak manasik haji di pesantren aljihad tapi tidak begitu akrab.
Saya lebih akrab dengan beliau sejak dari Mina menuju hotel. Bis yang berkapasitas 50 orang duduk, penumpangnya hampir 100, ada yang berdiri.
Bis ini rombongan ke 2, dipimpin KH.Ali Zainal dan H.Sumbito (ketua kloter), rata rata penumpangnya jamaah yang sakit, tua dan pincang, kata H.Masrur “ADDEGLEKKUN” (orang-orang yang jalannya pincang)…ha…ha…ha tertawa semua penumpang.
Saya, dokter retno dan haji Pono berdiri di depan belakang sopir bis dari Pakistan.
Dokter retno menyapa kami, pak Aziz ada salam dari bu Ida yang rumahnya dekat rumah sakit dr.Soetomo.
Saya terkejut bu Ida siapa geh…? Langsung dia menyebut bu Diaz….beliau saudara kami.
Masya Allah saya langsung ingat beliau adalah pendengar setia radio elVictor dan pembaca menaramadinah.Com.
Dua kali sebelum berangkat haji beliau silaturrahmi ke rumah bersama suaminya konsultasi tentang pesantren. Sejak itu kami lebih akrab karena beliau petugas haji saya sebagai karom ( ketua rombongan ).
Ya dokter retno sangat aktif memantau kesehatan jamaah, mulai sejak pesawat leanding di bandara, hotel di madinah sampai di hotel mekkah.
Di kedua hotel inilah dokter Retno rajin memeriksa jamaah baik yang mempunyai riwayat jantung, gula, darah tinggi.
Dalam prosesi ibadah towaf, sa’i, wukuf, lempar jumroh di Mina beliau selalu memantau dari belakang.
Rata-rata jamaah haji kena penyakit batuk, pilek, demam, meriang. Sehingga kalau shalat jamaah di masjid hotel MQ semua jamaah batuknya bersahut sahutan…WATUK ROMBONGAN…gak sah nek gak watuk….ha…ha…ha kelakar H.Ngadiono jamaah dari Sidoarjo.
Ketika umroh wajib mulai jam 08.00 pagi – 13.00 siang ada rombongan kami pingsan, beliaulah yang memeriksa sampai di infus karena dehidrasi.
H.Sumbito (ketua kloter), H.Awaludin (perawat) dan dokter Hj.Retno kemarin ke kamar kami 1101 memeriksa batuk kami, batuk kami awet mulai dari Madinah.
Ketika di kamar inilah kami banyak berdiskusi dengan beliau tentang penyakit batuk.
Mengapa jamaah haji batuknya awet sekali ?
Inilah penjelasan beliau, apa itu penyakit batuk dan apa penyebab umum batuk apalagi pas ibadah haji.
Batuk itu refleksi alami tubuh buat “menyapu” saluran napas. Maknanya sederhana : ada sesuatu yang gak seharusnya di tenggorokan / paru, jadi tubuh memaksakan keluar lewat hembusan udara kencang.
Penyebabnya :

1.Cuaca dan ditambah udara kering (debu), apalagi Mekkah Madinah hawanya kering berdebu, AC di hotel dingin dan selaput lendir kering dan mudah iritasi.
2 Infeksi virus ; Flu, common cold, ini paling sering menular karena kerumunan.
3 Asam lambung naik, senang begadang, makan gak teratur bisa memicu batuk.
4.Iritasi : asap kendaraan dan debu disaat berada di mekkah dan madinah.
Ada 3 macam penyakit batuk :
1 Batuk akut kurang lebih tiga minggu, biasanya karena virus flu ini yang sering terjadi mengenai jamaah haji.
2.Batuk subakut kurang lebih 3-8 minggu. Ini masa pemulihan setelah flu.
3.Batuk kronis lebih dari 8 minggu, perlu dicek ke dokter bisa karena asma atau alergi

Ada juga batuk berdahak dan batuk kering.
a.Batuk berdahak/basah itu batuk ada lendir warnanya kuning, hijau atau bening. Tubuh lagi mengeluarkan sampah dari paru paru.
b.Batuk kering gak ada dahak, biasanya gatal di tenggorokan sering terjadi karena iritasi udara, AC dan Virus.
Tips kecil buat jamaah haji agar terhindar batuk hindari es, minuman dingin . Minum air putih selalu kalau bisa hangat, jaga kelembapan tenggorokan pakai masker selama di Mekkah Madinah.
Dan saya baru ingat waktu wukuf disediakan ES KRIM coklat, segar sekali …baru sekali minum langsung batuk.
Terima kasih bu dokter hj.Retno atas pemberian obat Paracetamol 500 mg dan obat antibiotik Cefixime trihydrate 200mg
berkah obat ini tadi malam bisa tidur nyenyak.

Barakalllah. Batuk Anda di Mekkah Madinah bisa melunturkan dosa dosa Anda.
Semoga menjadi HAJI MABRUR…..amin..alfatihah