ISNU Kab Blitar Gelar Pelantikan Ketiga

BLITAR – Setelah resmi mendapatkan Surat Keputusan (SK) dari Pengurus Pusat, perjalanan panjang organisasi intelektual Nahdlatul Ulama kembali memasuki babak baru. Pengurus Cabang (PC) Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Kabupaten Blitar siap menggelar upacara pelantikan kepengurusan periode 2026-2030.

Acara bersejarah ini memiliki makna istimewa karena menjadi pelantikan yang ketiga kalinya sejak ISNU resmi dikukuhkan sebagai Badan Otonom (Banom) NU. Yang membuatnya semakin bergengsi, prosesi ini akan dihadiri langsung oleh Wakil Ketua Umum PP ISNU, Prof. Dr. H.M. Mas’ud Said.

Acara berlangsung Kamis, 30 April 2026, di
Taman Edukasi Wisata Kampung Coklat, Kademangan, Blitar.

Ketua PC ISNU Blitar terpilih, Dr. H. Hakam Salahuddin, S.H., M.H., membenarkan hal ini dengan penuh rasa syukur.

“Insya Allah acara pelantikan akan dipimpin langsung oleh Wakil Ketua Umum ISNU, Prof. Dr. H.M. Mas’ud Said, MM. Kehadiran beliau menjadi kebanggaan tersendiri dan penyemangat bagi kami di daerah,” ujarnya.

Perjalanan ISNU Blitar sangat inspiratif dan penuh dinamika. Sejak dikukuhkan sebagai Banom NU pada 10 November 2010, organisasi ini terus tumbuh dan berkontribusi nyata.

Dipimpin oleh H. Imam Kusnin Ahmad, S.H. (akrab disapa Kang Kusnin). Ia dilantik langsung oleh Ketua Umum saat itu, Prof. KH. Ali Masykur Musa, di bersama Prof Mas’ud di Graha NU Blitar. Dengan keteguhan hati, Kang Kusnin memimpin selama dua periode penuh.

Meskipun sempat ada masa vakum di tingkat wilayah saat kepemimpinan Ir H.Abdullah Azwar Anas, ISNU Blitar justru tetap eksis. Tidak diam, organisasi ini terus bergerak aktif melakukan gerakan sosial dan menggelar seminar-seminar keilmuan.

Setelah PW ISNU dipimpin oleh Prof. Dr. H.M. Mas’ud Said, aktivitas ISNU Blitar semakin menggeliat bangkit, bahkan di tengah pandemi Covid-19 sekalipun. Kondisi tersebut justru dimanfaatkan untuk memperbanyak bakti sosial diantaranya membantu ISNU Jatim
melakukan vaksin CoronaVac buatan Sinovac yang dipusatkan di Pesantren Lirboyo Kediri dan Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah (UIN Satu) Tulungagung. Serta kajian ilmu dan ngkuti kegiatan lainnya.

Namun ada salah satu moment yang membanggakan, yakni suksesnya Launching Buku Biografi KH. Yasin Yusuf, dai legendaris Nasional asal Kademangan Blitar.

Kepemimpinan saat itu diteruskan oleh Imam Maliki yang terpilih secara aklamasi dalam Konfercab di Udanawu. Pelantikannya digelar secara akbar bersamaan dengan PW ISNU Jatim di Universitas Negeri Surabaya (Unesa), yang saat itu juga dihadiri langsung oleh Wakil Presiden RI, Prof. Dr. K.H. Ma’ruf Amin.

Di tengah masa bakti, Imam Maliki mengundurkan diri karena dipercaya memimpin organisasi lain sebagai Ketua PC GP Ansor Kabupaten Blitar periode 2025-2030.

Tongkat estafet kemudian diserahkan kepada Dr. H. Hakam Salahuddin melalui mekanisme Tim Formatur, serta telah mendapatkan rekomendasi kuat dari PCNU Kabupaten Blitar dan PW ISNU Jawa Timur. Hal ini membuktikan bahwa regenerasi kepemimpinan di ISNU Blitar berjalan sehat, demokratis, dan kuat.

*ISNU: Laboratorium Pemikiran NU*

ISNU didirikan di Surabaya pada 19 November 1999 oleh tokoh intelektual asal Unair, Prof. Dr. H. Aboe Amar Joesoef. Status hukumnya sebagai wadah resmi sarjana NU ditetapkan pada Muktamar ke-32 NU di Makassar, 2010.

Sebagai “Laboratorium Pemikiran NU”, keanggotaannya terbuka bagi para sarjana, ilmuwan, profesional, maupun tokoh yang berjasa besar bagi organisasi, dengan struktur yang menjangkau dari tingkat Pusat, Wilayah, hingga Anak Cabang.

*Visi, Misi, dan Kontribusi Besar*

ISNU hadir bukan sekadar organisasi biasa, melainkan memiliki misi strategis bagi umat dan bangsa:

Tujuan Utama:

1. Wadah & Laboratorium: Menampung potensi intelektual NU agar terarah, efektif, dan efisien.
2. Pengembangan Ilmu: Meningkatkan pemahaman Islam Ahlus Sunnah wal Jamaah, sains, dan teknologi.
3. Sinergi Kebangsaan: Memperjuangkan kesejahteraan umat dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Program Kerja Strategis:

– Menghimpun ilmuwan dan profesional untuk mencetak SDM unggul dan berakhlak mulia.
– Melakukan penelitian, kajian strategis, dan inovasi kebijakan.
– Menjembatani komunikasi antara pengurus dan massa NU.
– Memberdayakan ekonomi umat melalui penggalian dana yang produktif.

Kontribusi Nasional:
ISNU berkomitmen penuh membantu negara mencapai tujuan nasional: melindungi bangsa, memajukan kesejahteraan, mencerdaskan kehidupan bangsa, serta menciptakan perdamaian dan keadilan sosial di dunia.

Dengan semangat “Intelektual Berkarakter Ahlussunnah”, pelantikan PC ISNU Blitar kali ini diharapkan mampu melahirkan terobosan-terobosan baru.

Semoga kepengurusan yang baru dapat bekerja maksimal, memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan Blitar, dan semakin mengukuhkan eksistensi NU sebagai organisasi besar yang berilmu, beramal, dan berbudaya.,*Imam Kusnin Ahmad*