Saifullah Yusuf Jadi Ketua Panitia Muktamar NU Juli-Agustus 2026

Siapa dianya ? Yaitu  Sekretaris Jenderal PBNU Saifullah Yusuf (Gus Ipul) sebagai Ketua Panitia.

Saifulla Yusuf menyebut panitia inti Muktamar PBNU 2026 telah dibentuk seiring dengan pembentukan panitia Konferensi Besar Nahdlatul Ulama dan Munas Alim Ulama.

Dalam susunannya Gus Ipul ditunjuk sebagai ketua panitia konferensi besar dan Munas Alim Ulama sekaligus ketua panitia muktamar.

“Muktamar sedang dalam proses persiapan. Panitia inti sudah dibentuk. Saya kebetulan dipercaya selaku ketua panitia konferensi besar dan Munas Alim Ulama sekaligus nanti ketua panitia muktamar,” kata Gus Ipul, Minggu (29/3/2026).

Struktur Panitia

Selain Gus Ipul, Katib Aam PBNU, KH Ahmad Said Asrori ditunjuk sebagai ketua Steering Committee (SC) atau penasihat dan pengarah.

Ia akan didampingi Prof. Muhammad Nuh sebagai sekretaris SC. Lalu sekretaris Organizing Committe (OC) diisi oleh KH Amin Said Husni.

“Sekarang kita sedang persiapan untuk melengkapi struktur kepanitiaan. Setelah itu kita akan menyusun materi untuk Konbes dan Munas sekaligus ini dijadikan materi untuk muktamar,” tegasnya.

Lokasi dan Jadwal

Kendati susunan panitia sudah mulai dibentuk, lokasi muktamar hingga kini belum ditentukan. Gus Ipul juga tidak bisa memastikan apakah Muktamar akan digelar di Jawa Timur atau daerah lain.

“Lagi dirapatkan, belum diputuskan. Yang mengusulkan banyak, tapi tentu nanti akan diputuskan melalui rapat,” ucap mantan Wagub Jatim ini.

Gus Ipul memastikan proses konferensi besar, Munas alim ulama, hingga muktamar berjalan kondusif dan berjalan sesuai ketentuan.

Ia memastikan semua orang bisa mencalonkan diri dalam muktamar sebagai Ketua Umum PBNU asalkan memenuhi syarat, termasuk inkamben KH Yahya Cholil Staquf yang baru satu kali menjabat sebagai Ketum PBNU.

“Ya, semuanya bisa, siapapun boleh. Tapi yang menentukan kan nanti Muktamirin,” terang Menteri Sosial Republik Indonesia ini.

Untuk Gus Ipul sendiri ia memastikan tidak akan mencalonkan diri sebagai Ketua Umum PBNU. Menurutnya banyak sosok kiai lain yang lebih berkompeten memimpin PBNU.

Dalam kesempatan itu, ia juga memastikan muktamar akan digelar pada bulan Juli atau selambat – lambatnya bulan Agustus. Sedangkan Konferensi besar akan dihelat bulan April.

Sementara sejumlah warga NU meminta agar nantinya Rois Am dijabat KH. Said Aqil Siraj dan Ketua Tanfijiah dijabat KH. DR. Marzuki Mustamar.

Selain itu, jangan lagi sampai ada Habib Baalawi jadi pengurus di PBNU. Biar marwah NU kembali membaik. Selanjutnya KH. Miftahul Akhyar dan KH. Yahya Kholil Staquf tidak mencalonkan lagi.

Husnu Mufid