بسم الله *Bersikaplah dengan Akhkaq yang Baik*

 

Prof Mahmud Mustain,
Guru Besar Teknik Kelautan ITS

Cara berinteraksi dengan sesama adalah cermin seberapa baik akhlaq seseorang. Cara berinteraksi adalah berhubungan erat dengan sikap bahkan identik dengan cara bersikap atau tampilan prilaku. Jelas ada perintah yang eksplisit dalam HR. Bukhari 3030 dan Muslim 2553, yakni:

وَخَالِقِ النَّاسِ بِخُلُقٍ حَسَنٍ

Artinya: “Dan bergaullah dengan manusia dengan akhlak yang baik.”

Hadits ini menjelaskan bahwa kita harus berinteraksi dengan orang lain dengan akhlak yang baik, seperti sabar, lembut, dan sopan. Ini adalah salah satu akhlak yang diajarkan oleh Rasulullah SAW (Modified AI, 2026).

Ada hadits yang relevan yakni,

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَكْمَلُ الْمُؤْمِنِينَ إِيمَانًا أَحْسَنُهُمْ خُلُقًا وَخِيَارُكُمْ خِيَارُكُمْ لِنِسَائِهِمْ

Artinya: “Dari Abu Hurairah, Rasulullah SAW bersabda: ‘Mukmin yang paling sempurna imannya adalah yang paling baik akhlaknya, dan yang paling baik di antara kalian adalah yang paling baik terhadap istrinya.'”

Hadits ini menjelaskan bahwa kesempurnaan iman seorang mukmin diukur dari akhlaknya, dan kebaikan seseorang juga diukur dari bagaimana dia memperlakukan istrinya. Sungguh hakekatnya bagaimana warna akhlaq kita adalah tanggung jawab kita setelah digulowentah kedua orang-tua. Jangan menyesal ketika ajal telah tiba nanti kok masih merasa berakhkaq kurang baik.

Dengan demikian, mari kita selalu berupaya memperbaiki akhlaq kita dan memperbaiki sikap kita terhadap keluarga terutama istri. Semoga bisa demikian aamiin.

Semoga pinaringan manfaat barokah selamat aamiin.

Surabaya,
08 Sya’ban 1447
atau
27 Januari 2026
m.mustain